Connect with us

Serba Serbi

Tata Cara Sholat Tarawih Lengkap: Niat, Jumlah Rakaat, dan Keutamaannya

Published

on

Tata Cara Sholat Tarawih Lengkap: Niat, Jumlah Rakaat, dan Keutamaannya
Sholat Tarawih adalah ibadah sunnah khas bulan Ramadhan yang sangat dianjurkan (istimewa)

KABARMALANG.COM – Sholat Tarawih adalah ibadah sunnah khas bulan Ramadhan yang sangat dianjurkan (sunnah muakkad).

Memasuki malam 1 Ramadan 1447 H, penting bagi kita untuk memahami kembali tata cara pelaksanaannya, baik secara berjamaah di masjid maupun sendiri (munfarid) di rumah.

​Apa Itu Sholat Tarawih?

​Secara bahasa, Tarawih berasal dari kata tarwiihah yang berarti “istirahat”.

Dinamakan demikian karena para sahabat Rasulullah SAW dahulu beristirahat sejenak setiap selesai empat rakaat.

Waktu Pelaksanaan: Setelah sholat Isya hingga terbit fajar (sebelum Subuh).

Hukum: Sunnah Muakkad bagi laki-laki dan perempuan.

​Jumlah Rakaat: 8 atau 20 Rakaat?

​Di Indonesia, terdapat dua kebiasaan jumlah rakaat yang keduanya memiliki dasar kuat:

​11 Rakaat: 8 rakaat tarawih + 3 rakaat witir (Umumnya diamalkan warga Muhammadiyah).

23 Rakaat: 20 rakaat tarawih + 3 rakaat witir (Umumnya diamalkan warga NU dan di Masjidil Haram/Masjid Nabawi).

​Tata Cara Sholat Tarawih (2 Rakaat 1 Salam)

​Pelaksanaan tarawih dilakukan dengan pola 2 rakaat – salam. Berikut urutannya:

​Niat: Diucapkan dalam hati sesuai posisi (imam, makmum, atau sendiri).

Takbiratul Ihram & Rakaat Pertama: Membaca Al-Fatihah dan surat pendek Al-Qur’an.

Gerakan Sholat: Rukuk, I’tidal, Sujud hingga duduk di antara dua sujud seperti sholat biasa.

​Salam: Dilakukan setelah tasyahud akhir pada rakaat kedua.

​Pengulangan: Ulangi pola di atas hingga genap 8 atau 20 rakaat.

Penutup: Wajib ditutup dengan Sholat Witir (jumlah rakaat ganjil).

 

Advertisement

Terpopuler