Connect with us

Serba Serbi

Hukum & Niat Gabung Puasa Qadha Ramadhan dengan Nisfu Syaban 2026

Published

on

Hukum & Niat Gabung Puasa Qadha Ramadhan dengan Nisfu Syaban 2026
Bolehkah menggabungkan niat puasa ganti (Qadha) Ramadhan dengan puasa sunnah Nisfu Syaban? Jawabannya adalah boleh dan sah (istimewa)

KABARMALANG.COM – Bolehkah menggabungkan niat puasa ganti (Qadha) Ramadhan dengan puasa sunnah Nisfu Syaban? Jawabannya adalah boleh dan sah.

Mayoritas ulama, termasuk Syekh Al-Barizi, menyatakan bahwa seseorang yang melakukan puasa wajib di hari-hari mulia akan mendapatkan pahala wajibnya sekaligus keutamaan waktu sunnah tersebut.

​Berdasarkan Kalender Hijriah 1447 H, hari ke-15 Syaban atau Nisfu Syaban jatuh pada hari Selasa, 3 Februari 2026.

Karena melibatkan puasa wajib (Qadha), pastikan Anda membaca niat pada malam hari ini sebelum waktu Subuh tiba.

Bacaan Niat Lengkap (Arab, Latin, & Arti)

​1. Niat Gabungan (Paling Dianjurkan)

​Jika Anda berniat mengganti hutang puasa sekaligus meraih kesunahan Syaban:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ قَضَاءِ فَرْضِ رَمَضَانَ وَسُنَّةِ شَعْبَانَ لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin ‘an qadhā’i fardhi Ramadhāna wa sunnati Sya’bāna lillāhi ta‘ālā.

Artinya: “Saya berniat berpuasa esok hari untuk mengqadha fardhu Ramadhan dan puasa sunnah Syaban karena Allah Ta’ala.”

2. Niat Puasa Qadha Ramadhan Saja

​Jika Anda hanya fokus pada kewajiban, pahala sunnah tetap akan didapatkan secara otomatis:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ قَضَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin ‘an qadhā’i fardhi syahri Ramadhāna lillāhi ta’ālā.

Artinya: “Aku berniat untuk mengqadha puasa bulan Ramadhan esok hari karena Allah Ta’ala.”

​3. Niat Puasa Nisfu Syaban Saja (Bagi yang Tidak Punya Hutang)

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ شَعْبَانَ لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i sunnati Sya’bāna lillâhi ta’ālā.

Artinya: “Aku berniat puasa sunah Syaban esok hari karena Allah Ta’ala.”

Hal Penting yang Wajib Diperhatikan

​Wajib Niat di Malam Hari: Berbeda dengan puasa sunnah murni, karena ada unsur Qadha (Wajib), niat tidak boleh dilakukan setelah Subuh.

Anda harus berniat di antara waktu Magrib hingga sebelum fajar.

​Keutamaan Waktu: Bulan Syaban adalah “gerbang” menuju Ramadhan.

Melunasi hutang puasa di bulan ini adalah bentuk kesiapan kita menyambut bulan suci dengan keadaan “bersih” dari tanggungan.

Satu Amalan Dua Pahala: Inilah kemurahan Allah SWT, di mana satu perbuatan (menahan lapar dan dahaga) bisa membuahkan dua pahala sekaligus jika niatnya digabungkan.

 

Advertisement

Terpopuler