Serba Serbi
Analisis Saham ADRO 2026: Tren Positif Alamtri Resources dan Update Dividen Jumbo

KABARMALANG.COM – Saham PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO), yang sebelumnya di kenal sebagai Adaro Energy, menunjukkan performa solid di awal tahun 2026.
Dengan valuasi yang di nilai masih murah (undervalued) dan aksi korporasi yang agresif, ADRO tetap menjadi primadona bagi investor dividen maupun growth investing.
Berikut adalah ulasan mendalam mengenai harga saham, valuasi, dan sentimen penggerak ADRO per Januari 2026.
Pada perdagangan terakhir 23 Januari 2026, saham ADRO di tutup menguat di level Rp2.400, naik sebesar 2,13%.
Indikator Harga | Nilai (Rp) |
|---|---|
Harga Penutupan | Rp2.400 |
Rentang Harian | Rp2.280 – Rp2.420 |
Rentang 52 Minggu | Rp1.600 – Rp2.430 |
Target Resistensi | Rp2.600 – Rp2.715 |
Pergerakan harga saat ini menunjukkan tren bullish yang kuat, di mana harga mendekati level tertinggi tahunannya (All-Time High dalam 52 minggu terakhir).
ADRO secara konsisten menjaga posisinya sebagai emiten pengekspor batu bara dengan profil keuangan yang sehat.
Dividen Interim Jumbo: Pada awal Januari 2026, ADRO kembali memanjakan pemegang saham dengan dividen yang memiliki estimasi yield menembus 6%.
Rasio P/E (Price-to-Earnings): Berada di level 8,49x. Secara historis, rasio di bawah 10x untuk emiten sebesar Adaro sering kali dianggap sebagai posisi undervalued oleh para analis pasar modal.
Beberapa faktor fundamental menjadi pendorong utama kenaikan harga saham Alamtri Resources tahun ini.
Operasi smelter aluminium milik anak usaha, PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR), mulai beroperasi secara signifikan di tahun 2026.
Target kapasitas produksi mencapai 500.000 ton, yang diharapkan menjadi sumber pendapatan baru di luar batu bara termal.
ADRO terus memperkuat cengkeramannya sebagai pemegang saham pengendali di ADMR.
Kepemilikan saham kini mencapai 85,01%, memberikan kontrol penuh atas transisi bisnis mineral strategis perusahaan.
Melalui unit Adaro Solar International, perusahaan mulai menunjukkan hasil nyata dari transisi energi.
Diversifikasi ke sektor panel surya dan energi terbarukan lainnya membantu menjaga relevansi ADRO di tengah pengetatan regulasi ESG (Environmental, Social, and Governance).
Dengan target harga jangka menengah di kisaran Rp2.600 – Rp2.715, ADRO menawarkan potensi capital gain sekaligus pendapatan pasif dari dividen.
Namun, investor di sarankan tetap waspada terhadap fluktuasi harga komoditas global.
Informasi Real-Time: Pergerakan harga saham dapat dipantau secara langsung melalui platform TradingView (IDX:ADRO) atau Investing.com.
Peristiwa12 jam agoPolres Malang Gandeng Komunitas Ojol Jadi Mitra Operasi Patuh Semeru 2026
Peristiwa10 jam agoPolres Malang Kembalikan Barang Bukti Hasil Operasi Sikat Semeru 2026 Kepada Korban
Peristiwa7 jam agoPolres Malang Tangkap Pemburu Satwa Dilindungi Landak Jawa di Sumbermanjing Wetan
Pemerintahan6 jam agoWali Kota Malang Wahyu Hidayat Dorong Terwujudnya Pesantren Ramah Santri
Olahraga1 jam agoBorneo FC Merangsek Naik Peringkat Klasemen Pekan ke 7 Super League 2026
Serba Serbi14 jam agoIndeks Harga Saham Gabungan IHSG Ditutup Melemah Tajam ke Level 5.266























