Connect with us

Serba Serbi

Harga Perak Hari Ini: Rekor Tertinggi Sepanjang Masa (Jumat, 23 Januari 2026)

Published

on

Harga Perak Hari Ini: Update Kamis, 19 Februari 2026 (Naik Rp800)
Harga perak hari ini, Jumat, 23 Januari 2026, resmi mencetak sejarah baru dengan menembus level tertinggi sepanjang masa (istimewa)

KABARMALANG.COM – Harga perak hari ini, Jumat, 23 Januari 2026, resmi mencetak sejarah baru dengan menembus level tertinggi sepanjang masa (All-Time High).

Kenaikan signifikan ini terjadi baik di pasar domestik Indonesia melalui PT Aneka Tambang Tbk (Antam) maupun di pasar komoditas global.

​Berikut adalah rincian lengkap harga perak terbaru untuk referensi investasi Anda:

1. Harga Perak Antam Hari Ini (Domestik)

​Harga perak batangan Antam mengalami lonjakan drastis hari ini sebesar Rp3.050 per gram.

Untuk pertama kalinya, harga perak antam melampaui level psikologis Rp60.000.

Jenis Produk Antam

Harga Dasar (Rp)

Harga + PPN 11% (Rp)

Per Gram

Rp60.600

Perak Batangan 250 Gram

Rp15.550.000

Rp17.250.500

Perak Batangan 500 Gram

Rp30.300.000

Rp33.633.000

Perak Heritage 31,1 Gram

Rp2.337.635

Rp2.594.775

Di pasar internasional, harga perak dunia menunjukkan reli yang tak terbendung.

Ketatnya pasokan global dan tingginya permintaan industri (panel surya & EV) menjadi pendorong utama.

Harga per Troy Ounce: Berada di kisaran $96,58 – $99,08 USD.

​Performa Bulanan: Harga telah melonjak sekitar 34% – 37% hanya dalam empat minggu terakhir.

​Performa Tahunan: Mengalami kenaikan luar biasa lebih dari 200% dalam 12 bulan terakhir.

3. Estimasi Harga Perak Batangan Lainnya

​Selain Antam, berikut adalah estimasi harga pasar rata-rata untuk produk perak murni di berbagai platform jual-beli per Januari 2026:

​Perak Murni 5 Gram: Sekitar Rp477.500.

​Perak Murni 10 Gram: Sekitar Rp852.500.

​Perak Batangan 1 Kg: Berkisar antara Rp42.440.800 hingga Rp69.999.000, tergantung pada merek (seperti PAMP Suisse atau Heraeus) dan sertifikasi.

Faktor Penyebab Kenaikan Harga Perak

​Analis komoditas menyebutkan bahwa lonjakan harga perak di awal 2026 ini di picu oleh tiga faktor krusial:

Geopolitik: Ketidakpastian global memicu investor beralih ke aset safe haven.

Pelemahan Dolar AS: Melemahnya indeks dolar memberikan dukungan tambahan bagi reli harga logam mulia.

Defisit Struktural: Permintaan industri untuk teknologi hijau (energi terbarukan) melampaui produksi pertambangan perak dunia.

Advertisement

Terpopuler