Connect with us

Peristiwa

Kaleidoskop 2025: Angka Kriminalitas di Malang Turun, Polres Malang Selamatkan 38 Ribu Jiwa dari Narkoba

Published

on

IMG 20251230 165951
Polres Malang resmi merilis capaian kinerja penegakan hukum sepanjang tahun 2025. Dalam konferensi pers akhir tahun di Pos Terpadu Karanglo (istimewa)

KABARMALANG.COM – Polres Malang resmi merilis capaian kinerja penegakan hukum sepanjang tahun 2025. Dalam konferensi pers akhir tahun di Pos Terpadu Karanglo, Selasa (30/12/2025),

Kapolres Malang AKBP Danang Setiyo P.S. mengungkapkan bahwa angka kriminalitas di Kabupaten Malang mengalami penurunan sebesar 2,68 persen.

​Dari total 2.833 kejadian yang tercatat, Polres Malang berhasil menyelesaikan 2.211 kasus, yang menunjukkan tingginya efektivitas kepolisian dalam menangani laporan masyarakat.

​Meski secara umum menurun, kasus Pencurian dengan Pemberatan (Curat) masih menjadi tantangan utama. Berikut adalah rincian data pengungkapan kasus sepanjang 2025:

Jenis Kejahatan

Jumlah Laporan

Kasus Terungkap

Persentase Penyelesaian

Curat (Pencurian dengan Pemberatan)

313

415*

> 100%

Curanmor (Pencurian Kendaraan)

105

121*

> 100%

Curas (Pencurian dengan Kekerasan)

19

14

73%

TPPO (Perdagangan Orang)

13

Selesai

108%

*Termasuk penyelesaian tunggakan kasus dari tahun sebelumnya.

​Lini pemberantasan narkotika mencatatkan kenaikan pengungkapan yang signifikan sebesar 21,85 persen.

Polres Malang berhasil mengamankan total 230 tersangka yang terdiri dari bandar dan pengedar. Barang Bukti yang Disita:

​Sabu: 1.782,77 gram

​Ganja: 3.057,17 gram & 36 batang pohon

​Obat Keras Berbahaya: 11.401 butir

Miras: 120 liter

​”Melalui pengungkapan ini, kami memperkirakan sekitar 38 ribu jiwa warga Kabupaten Malang berhasil di selamatkan dari bahaya penyalahgunaan narkoba,” tegas AKBP Danang Setiyo P.S.

​Selain tindakan tegas terhadap pengedar, Polres Malang juga mengedepankan pendekatan humanis.

Tercatat sebanyak 43 kasus narkoba dengan 69 tersangka pengguna diselesaikan melalui mekanisme Restorative Justice (RJ) berupa rehabilitasi.

​Langkah ini di ambil sesuai dengan semangat penegakan hukum yang berkeadilan dan solutif bagi penyalahguna narkotika skala kecil.

Advertisement

Terpopuler