Connect with us

Pemerintahan

Perkuat Integritas: Pemkot Malang Libatkan Generasi Muda dalam Gerakan Antikorupsi Hakordia 2025

Diterbitkan

,

IMG 20251213 171327
Peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) Tahun 2025 yang berlangsung pada 10–12 Desember 2025 (istimewa)

KABARMALANG.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang menegaskan komitmennya dalam memerangi korupsi dengan fokus utama pada edukasi dan pelibatan generasi muda.

Rangkaian peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) Tahun 2025 yang berlangsung pada 10–12 Desember 2025 di akhiri dengan puncak acara di Jalan Gajah Mada, Jumat (12/12/2025).

​Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menekankan bahwa peran aktif masyarakat, khususnya para pelajar dan pemuda, merupakan kunci dalam membangun budaya antikorupsi yang kokoh dan berkelanjutan di lingkungan Pemkot Malang.

​Wali Kota Wahyu Hidayat mengungkapkan bahwa Pemkot Malang telah serius mengaplikasikan edukasi antikorupsi sejak dini melalui kurikulum yang inovatif dan aktivitas kreatif di sekolah.

​“Di tiap sekolah, mata pelajaran antikorupsi sudah di terapkan dengan suasana yang tidak formal dan penuh inovasi,”

“Banyak permainan, aplikasi, serta aktivitas lain agar mereka lebih senang dan paham pentingnya antikorupsi,” jelasnya.

Pada peringatan Hakordia 2025 yang mengusung tema ‘Satukan Aksi, Maksimalkan Peran, Berantas Korupsi’ ini, antusiasme generasi muda terlihat jelas, terutama melalui partisipasi mereka dalam lomba-lomba kreatif.

​“Peminatnya cukup banyak, dan hasilnya sangat kreatif, baik video maupun poster,”

“Kami berharap program antikorupsi ini bisa membumi dan dirasakan terutama oleh anak-anak muda,” harap Wali Kota.

​Pelaksana Tugas (Plt) Inspektur Daerah Kota Malang, Dwi Rahayu, menambahkan bahwa rangkaian kegiatan Hakordia 2025 di rancang sebagai kampanye komprehensif, bukan sekadar seremoni.

​“Peringatan Hakordia 2025 adalah sebuah kampanye bersama untuk mengajak seluruh komponen masyarakat terlibat aktif dalam upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi,” ujar Dwi Rahayu.

Rangkaian kegiatan utama Pemkot Malang meliputi:

Dialog Interaktif: Menghadirkan pegiat antikorupsi dari Universitas Airlangga, PAKSI Utama, dan Patriot Integritas Muda.

Pameran Pelayanan Publik: Menunjukkan komitmen Pemkot dalam menghadirkan layanan yang transparan, mudah diakses, dan akuntabel.

Puncak Acara: Di isi dengan senam bersama perangkat daerah dan komunitas, serta penyerahan hadiah lomba video dan poster antikorupsi.

​Wali Kota Malang menutup kegiatan dengan menegaskan bahwa pemberantasan korupsi adalah tanggung jawab bersama yang memerlukan konsistensi, sistematisasi, dan keberlanjutan.

Advertisement

Terpopuler