Connect with us

Kabar Batu

Pemkot Batu Buka Pasar Timur Indonesia untuk Apel, Stroberi, dan Sayuran Unggulan

Diterbitkan

,

IMG 20251212 144342
Pemerintah Kota Batu menggelar Misi Dagang ke Kota Ternate (istimewa)

KABARMALANG.COM – Bagaimana Apel Batu, stroberi, dan sayuran dataran tinggi dari Kota Batu bisa menembus pasar timur Indonesia? Pertanyaan inilah yang melatarbelakangi Pemerintah Kota Batu menggelar Misi Dagang ke Kota Ternate pada Kamis (11/12/2025).

Langkah strategis ini di lakukan untuk memperluas jaringan pemasaran produk hortikultura dan UMKM unggulan.

Sekaligus membuktikan keberpihakan Pemkot Batu kepada petani dan pengusaha lokal.

​Rombongan yang di pimpin Wali Kota Batu, Nurochman, tiba di Kantor Wali Kota Ternate dan di sambut dengan pameran produk unggulan, mulai dari buah apel, stroberi, jeruk, aneka sayuran, hingga berbagai olahan UMKM.

Pertemuan ini menjadi ruang temu penting bagi dua daerah yang sama-sama memiliki kekuatan komoditas khas.

​Wali Kota Nurochman menegaskan identitas Kota Batu sebagai kota wisata yang bertumpu pada sektor pertanian.

Oleh karena itu, membuka pasar baru, khususnya ke Timur Indonesia, menjadi kunci utama pertumbuhan ekonomi daerah.

​“Kami membawa produk-produk pertanian Kota Batu ke Ternate agar ekonomi dapat tumbuh bersama baik bagi masyarakat Kota Batu maupun Kota Ternate,” ujar Wali Kota Nurochman.

​Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman, menyambut hangat inisiatif ini.

Ia menilai kolaborasi Misi Dagang ini istimewa karena menjadi yang pertama bagi Ternate dengan pemerintah daerah dari Pulau Jawa.

​“Batu memiliki kekuatan buah dan sayur, khususnya apel dan hortikultura, sementara Ternate memiliki potensi rempah-rempah yang kaya,”

“Kita bisa saling menguatkan potensi masing-masing melalui kolaborasi ini,” katanya. Sinergi ini di harapkan membuka peluang perdagangan dua arah yang menguntungkan.

​Komitmen kolaborasi tersebut dipertegas melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara kedua wali kota.

MoU ini menjadi dasar penguatan rantai pasok hortikultura, perluasan pasar UMKM, dan peluang pengembangan pariwisata.

​Setelah seremoni, pelaku usaha dari kedua daerah mengikuti sesi business matching yang bertujuan untuk memperluas jaringan distribusi dan membuka jalur perdagangan baru.

Langkah ini menjawab kebutuhan pelaku hortikultura dan UMKM Kota Batu yang terus berkembang.

Sekaligus membangun hubungan ekonomi yang saling menguatkan antara kedua wilayah di Timur Indonesia.

​Agenda strategis ini turut dihadiri Wakil Wali Kota Ternate, jajaran Kepala OPD Pemkot Batu, Asosiasi Pengusaha Kota Batu, Pedagang pasar sayur.

Serta perwakilan COOSAE sebagai holding produk pertanian Kota Batu.

Advertisement

Terpopuler