Connect with us

Pemerintahan

Wali Kota Malang Pimpin Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-64

Diterbitkan

,

IMG 20250820 100913
Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, memimpin Upacara Hari Pramuka ke-64 di halaman Balai Kota Malang (istimewa)

KABARMALANG.COM – Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, memimpin Upacara Hari Pramuka ke-64 di halaman Balai Kota Malang, Senin (18/8/2025).

Menurutnya, peringatan tahun ini menjadi momen penting untuk merenungi peran Gerakan Pramuka dalam mencetak generasi muda yang berintegritas, disiplin, tangguh, dan berkarakter.

​Wahyu berpesan agar Gerakan Pramuka Kota Malang terus eksis dan menjadi teladan dalam menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, kepedulian, dan cinta tanah air.

Ia juga menegaskan bahwa Pramuka memiliki peran krusial dalam mendukung program pemerintah, terutama terkait pendidikan karakter.

​”Gerakan Pramuka memberikan pendidikan soft skill dan hard skill serta penguatan kecerdasan spiritual, emosional, sosial, intelektual, dan fisik,”

“Hal ini bertujuan agar anggota Pramuka kelak menjadi kader pemimpin bangsa yang utuh,” ujar Wahyu.

Di tengah tantangan digitalisasi dan berbagai ancaman sosial yang kompleks, Wahyu menekankan bahwa Gerakan Pramuka harus menjadi solusi strategis.

Untuk membentuk generasi muda yang tangguh, berintegritas, dan berwawasan kebangsaan tanpa kehilangan jati diri.

​Sejalan dengan tema peringatan “Kolaborasi untuk Membangun Ketahanan Bangsa”,

Wahyu berharap Pramuka dapat menjadi garda terdepan dalam menjaga keutuhan NKRI dan memegang teguh Pancasila, UUD 1945, serta Bhinneka Tunggal Ika.

Ia juga mengajak seluruh anggota Pramuka untuk aktif dalam pengabdian masyarakat, seperti menjadi tim SAR saat bencana atau terlibat dalam pelestarian lingkungan.

Selain itu, Pramuka juga di harapkan mampu beradaptasi dengan era digital, baik melalui peningkatan keterampilan teknologi informasi.

Maupun penyebaran konten positif untuk menangkal hoaks.

Wahyu menegaskan bahwa Gerakan Pramuka harus berperan aktif dalam program swasembada dan ketahanan pangan, bekerja sama dengan berbagai pihak.

Ia juga mendorong transformasi kurikulum dan pengembangan wirausaha muda untuk berkontribusi pada pembangunan ekonomi bangsa, demi menyambut Indonesia Emas 2045.

​Di akhir pidatonya, Wahyu kembali mengingatkan pesan Ketua Kwarnas Pramuka agar semua komponen bangsa memperkuat sinergi.

Untuk menjadikan Gerakan Pramuka sebagai pilar yang menyiapkan generasi muda berdaya saing dan mandiri. (*)

Advertisement

Terpopuler