Connect with us

Pemerintahan

Pemkot Malang Siap Jalankan Program Strategis Nasional

Diterbitkan

,

IMG 20250819 081642
Pemerintah Kota (Pemkot) Malang berkomitmen penuh untuk mengimplementasikan seluruh Program Strategis Nasional (istimewa)

KABARMALANG.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang berkomitmen penuh untuk mengimplementasikan seluruh Program Strategis Nasional (PSN) yang di amanatkan Presiden RI.

Hal ini di sampaikan setelah pidato kenegaraan Presiden dalam rangka HUT ke-80 Kemerdekaan RI di Jakarta, Jumat (15/8/2025).

​Dalam pidatonya, Presiden menekankan tujuan kemerdekaan untuk membebaskan bangsa dari kemiskinan dan mewujudkan kedaulatan ekonomi.

Selama 299 hari masa pemerintahannya, berbagai capaian strategis berhasil di raih, termasuk penyelamatan Rp300 triliun APBN, pertumbuhan ekonomi 5,12%, dan realisasi investasi Rp942 triliun.

Selain itu, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah menjangkau 20 juta penerima dan menciptakan 290 ribu lapangan kerja.

​Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyatakan bahwa Kota Malang sudah menjalankan beberapa PSN, seperti MBG, Sekolah Penggerak (SPPG), dan Cek Kesehatan Gratis (CKG).

Kota Malang juga menjadi bagian dari program 100 Sekolah Rakyat untuk memperluas akses pendidikan bagi keluarga kurang mampu.

​”Keberhasilan program Presiden dalam menyejahterakan masyarakat sudah di akui,”

“Langkah-langkahnya tertuang jelas dalam PSN, dan kami berkomitmen penuh menjalankannya,” ujar Wahyu.

​Sebagai tindak lanjut, Pemkot Malang sedang menyiapkan kebijakan pembebasan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) bagi wajib pajak dengan nilai PBB hingga Rp30.000, yang akan berlaku mulai 2026.

​Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sirraduhita, menambahkan bahwa seluruh PSN sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Malang.

Yang fokus pada penguatan fondasi kesejahteraan sumber daya manusia.

​Amithya juga mengajak masyarakat untuk menjadikan HUT ke-80 RI sebagai momen refleksi.

“Kita harus menikmati dan mengisi kemerdekaan ini, menghargai perjuangan para pendahulu,”

“Dan jangan melupakan sejarah,” pesannya. (*)

Advertisement

Terpopuler