Connect with us

Peristiwa

Operasi Patuh Semeru 2025: Sasar Pelanggaran Fatal

Published

on

IMG 20250714 175222
Polres Malang mengerahkan lebih dari 120 personel gabungan untuk menindak tegas pelanggaran lalu lintas (istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Operasi Patuh Semeru 2025 resmi di mulai! Selama 14 hari, mulai 14 hingga 27 Juli 2025.

Polres Malang mengerahkan lebih dari 120 personel gabungan untuk menindak tegas pelanggaran lalu lintas.

Tujuannya jelas menekan angka kecelakaan fatal dan meningkatkan kesadaran hukum masyarakat.

Kasihumas Polres Malang, AKP Bambang Subinajar, menjelaskan bahwa operasi ini berfokus pada pelanggaran kasat mata yang sering terjadi di jalan raya.

“Operasi ini mengedepankan penindakan, edukasi, dan pencegahan,”

“Kami ingin pengguna jalan memahami bahwa keselamatan itu prioritas utama,” tegas AKP Bambang di Mapolres Malang, Senin (14/7).

Ada delapan jenis pelanggaran yang menjadi target utama:

* Berboncengan lebih dari satu orang.

* Melebihi batas kecepatan.

* Pengendara di bawah umur.

* Tidak mengenakan helm SNI.

* Pengemudi mobil tidak mengenakan sabuk pengaman.

* Mengemudi sambil menggunakan ponsel.

* Mengemudi dalam pengaruh alkohol.

* Melawan arus lalu lintas.

Selain itu, operasi ini juga menyasar pelanggaran di kawasan wisata, area publik, dan titik rawan kecelakaan.

Meskipun data Polres Malang menunjukkan penurunan angka kecelakaan pada semester I 2025, pelanggaran lalu lintas justru meningkat tajam.

Ini menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat masih menjadi PR besar dalam menciptakan jalan yang aman dan tertib.

“Kami ingin mengubah mindset masyarakat bahwa tertib lalu lintas bukan hanya soal menghindari tilang,”

“Tapi soal menyelamatkan nyawa,” tambah Bambang. (*)

 

Advertisement

Terpopuler