Pemerintahan
Pemkot Malang Mulai Revitalisasi Pasar Induk Gadang

KABARMALANG.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang secara resmi memulai tahap awal penataan Pasar Induk Gadang hari ini, di tandai dengan pembongkaran pagar dan bangunan kantor UPT Pasar Gadang.
Langkah ini menjadi inisiatif penting Pemkot Malang untuk menata salah satu pasar tradisional terbesar yang sudah lama di rencanakan.
Selanjutnya, proses pembongkaran lapak akan di lakukan secara mandiri oleh para pedagang.
Sebanyak 686 pedagang akan di relokasi ke tempat sementara yang telah di sepakati bersama, lokasinya tidak jauh dari lapak mereka saat ini.
Sesuai kesepakatan, para pedagang dan koordinatornya nantinya akan membangun kembali lapak mereka di lokasi relokasi tersebut secara swadaya.
Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, yang turut hadir dan secara simbolis merobohkan pagar bangunan UPT, menegaskan bahwa ini adalah upaya konkret Pemkot untuk mewujudkan pasar yang lebih baik.
“Ini adalah langkah pertama yang sudah lama tertunda,”
“Upaya ini demi kebaikan para pedagang serta masyarakat agar dapat beraktivitas dengan nyaman dan aman,” jelas Wahyu.
Relokasi pedagang ini, menurut Wahyu, akan memberikan dampak positif yang signifikan.
“Dengan di relokasinya para pedagang, maka akan menekan kemacetan lalu lintas, mengatasi permasalahan kebersihan lingkungan, dan lain sebagainya,” bebernya.
Ia menambahkan, beberapa lokasi yang selama ini di tempati pedagang sebenarnya peruntukannya adalah jalan umum.
“Kita juga ingin memaksimalkan fungsi kedua jembatan yang ada di sisi timur pasar,”
“Karena selama ini banyak kendaraan pedagang yang parkir di dua jembatan tersebut sehingga turut memicu kemacetan,” lanjut Wahyu.
Selain itu, kemacetan sering terjadi di area depan lapak pedagang akibat parkir kendaraan yang sembarangan, berlangsung dari pagi hingga malam hari.
Permasalahan kebersihan juga menjadi sorotan. “Selama ini di area pasar sangat kotor karena pembuangan sampah di jalan raya, berupa sampah plastik, sayuran,”
“Dan lain sebagainya yang pada akhirnya memicu bau tidak sedap serta serta mengganggu pengguna jalan,” imbuh Wali Kota.
Dengan relokasi ini, Pemkot berharap semua aspek akan tertata lebih baik.
Mulai dari kebersihan, pengaturan parkir, hingga kenyamanan bagi pedagang dan pembeli.
Para pedagang di berikan waktu hingga tiga bulan ke depan untuk berpindah.
Wali Kota Wahyu memperkirakan, para pedagang akan menempati tempat relokasi selama sekitar tiga tahun.
Sembari Pemkot melakukan penataan menyeluruh di Pasar Induk Gadang.
“Setelah penataan selesai, para pedagang akan kembali menempati lokasi semula. (*)
Serba Serbi4 minggu yang laluGaji Pensiunan PNS 2026: Jadwal, Aturan, dan Info Kenaikan
Serba Serbi4 minggu yang laluHitung Mundur Tahun Baru 2026: Berapa Hari Lagi?
Peristiwa4 minggu yang laluJadwal Puasa Rajab 2025: Niat, Tanggal Penting, dan Keutamaannya
Serba Serbi4 minggu yang laluCara Cek PIP 2025 Lewat HP: Mudah, Cepat, dan Akurat
Serba Serbi4 minggu yang laluUcapan Selamat Natal 2025 Terupdate: Penuh Doa, Makna, dan Menyentuh Hati
Peristiwa4 minggu yang laluNiat Puasa Rajab Sekaligus Qadha Ramadhan: Hukum, Tata Cara, dan Bacaannya
Serba Serbi3 minggu yang laluUcapan Selamat Natal 2025 dan Tahun Baru 2026: Penuh Makna & Estetik
Serba Serbi3 minggu yang laluWaspada Penipuan Hadiah Tahun Baru 2026 Atas Nama PLN: Cek Faktanya di Sini!































