Pemerintahan
Dinsos Ungkap Tantangan Rekrutmen Siswa SD untuk Sekolah Rakyat Malang

KABARMALANG.COM – Dinas Sosial P3AP2KB Kota Malang mengungkapkan tantangan merekrut siswa Sekolah Dasar (SD) untuk Sekolah Rakyat.
Hal tersebut di sampaikan Kepala Dinas Sosial P3AP2KB Kota Malang, Donny Sandito,
Ia mengakui adanya kendala dalam menjaring siswa SD untuk Sekolah Rakyat. Hingga kini, jumlah pendaftar belum mencapai 50 siswa.
“Memang kesulitannya pada anak-anak yang akan sekolah SD,”
“Karena usianya masih kecil, baru selesai TK kemudian SD, biasanya umur 6-7 tahun, sehingga memang kami kesulitan di situ,” jelas Donny.
Selain usia yang muda, proses rekrutmen juga memakan waktu dan tenaga.
Hal ini karena Dinsos Kota Malang perlu melakukan wawancara langsung ke masing-masing keluarga.
Untuk menjaring siswa, Dinsos bekerja sama dengan pendamping Program Keluarga Harapan (PKH).
Kemudian Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), dan perangkat kelurahan.
Para pendamping ini bertugas mensosialisasikan dan menawarkan program Sekolah Rakyat langsung kepada orang tua.
“Jadi kami harus sosialisasi dan wawancara satu per satu orang. Kami menawari, apakah mau tidak sekolah di sekolah rakyat ini,” imbuhnya.
Program Sekolah Rakyat ini merupakan langkah konkret pemerintah untuk menyediakan pendidikan alternatif yang mudah diakses.
Kota Malang sendiri menunjukkan kesiapan struktural dan administratif dalam menyukseskan inisiatif ini. (adv/*)
Peristiwa20 jam agoPolres Malang Gandeng Komunitas Ojol Jadi Mitra Operasi Patuh Semeru 2026
Peristiwa18 jam agoPolres Malang Kembalikan Barang Bukti Hasil Operasi Sikat Semeru 2026 Kepada Korban
Peristiwa14 jam agoPolres Malang Tangkap Pemburu Satwa Dilindungi Landak Jawa di Sumbermanjing Wetan
Olahraga9 jam agoBorneo FC Merangsek Naik Peringkat Klasemen Pekan ke 7 Super League 2026
Pemerintahan13 jam agoWali Kota Malang Wahyu Hidayat Dorong Terwujudnya Pesantren Ramah Santri
Serba Serbi21 jam agoIndeks Harga Saham Gabungan IHSG Ditutup Melemah Tajam ke Level 5.266























