Connect with us

Pemerintahan

Pemkot Malang Sulap Eks Poltekom Jadi Sekolah Rakyat Gratis

Diterbitkan

,

IMG 20250423 060226
Pemerintah Kota Malang memanfaatkan gedung eks Politeknik Kota Malang (Poltekom) sebagai lokasi sementara Sekolah Rakyat (istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Untuk memastikan pemerataan akses pendidikan, Pemerintah Kota Malang memanfaatkan gedung eks Politeknik Kota Malang (Poltekom) sebagai lokasi sementara Sekolah Rakyat.

Program ini, yang sejalan dengan prioritas Kementerian Sosial, bertujuan memberikan pendidikan gratis dan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga miskin ekstrem.

Awalnya, gedung eks Poltekom di siapkan untuk menampung 100 pelajar yang akan di bagi menjadi empat rombongan belajar (rombel).

Masing-masing 25 siswa dari jenjang SD dan SMP.

Namun, antusiasme masyarakat begitu tinggi; saat ini, sudah 210 anak mendaftar, melebihi kapasitas awal.

Sekretaris Daerah Kota Malang, Erik Setyo Santoso, menjelaskan bahwa calon siswa adalah mereka yang masuk dalam desil satu.

Dan dua Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) dari Kementerian Sosial.

“Optimalisasi gedung eksisting seperti eks Poltekom merupakan langkah strategis agar program Sekolah Rakyat dapat segera di mulai,” ujar Erik.

Ia menekankan urgensi program ini untuk memastikan pendidikan layak bagi anak-anak keluarga miskin.

Sementara itu Kepala Dinsos P3AP2KB Kota Malang, Donny Sandito, menambahkan bahwa tingginya jumlah pendaftar mendorong Pemkot Malang berencana mengajukan penambahan rombel kepada Kementerian Sosial.

Meskipun demikian, keputusan akhir berada di tangan pemerintah pusat.

Para pendaftar akan menjalani tes kesehatan, psikologi, dan pengetahuan dasar yang di koordinasikan langsung oleh Kemensos.

Donny menegaskan tes ini bukan seleksi eliminasi ketat, melainkan untuk memetakan kemampuan awal siswa.

Dan mengidentifikasi kebutuhan pendampingan belajar.

Sekolah Rakyat sendiri adalah program pendidikan berasrama gratis untuk jenjang SD, SMP, dan SMA.

Yang di tujukan bagi anak-anak dari keluarga miskin di seluruh Indonesia. (Adv)

 

Advertisement
Advertisement

Terpopuler