Hukrim
Polisi Tangkap Pria di Malang yang Tikam Temannya hingga Tewas

KABARMALANG.COM – Seorang pemuda di Kabupaten Malang tewas di tikam temannya sendiri usai terlibat perkelahian di warung kopi.
Polisi langsung mengamankan pelaku yang telah menyerahkan diri tak lama setelah kejadian.
Peristiwa berdarah ini terjadi di sebuah warung kopi sekaligus tempat pencucian mobil di Jalan Raya Bureng Gondanglegi, Kabupaten Malang, Jumat (16/5/2025) malam.
Korban di ketahui bernama Ahmad Husaini (25), warga Desa Kademangan, Kecamatan Pagelaran.
Sedangkan pelaku, Muhammad Fikri (26), merupakan warga desa setempat.
Kasihumas Polres Malang, AKP Bambang Subinajar, menjelaskan bahwa peristiwa bermula saat korban dan pelaku tengah nongkrong bersama.
Dengan beberapa temannya sambil menenggak minuman keras.
Awalnya, pelaku hendak ke kamar mandi, namun korban langsung menyelonong masuk lebih dulu.
Setelah keluar dari kamar mandi, korban tiba-tiba menarik kerah baju pelaku dan memukulnya hingga terjatuh.
“Pelaku yang tersulut emosi langsung mengeluarkan pisau dan menusuk korban,” kata AKP Bambang saat di konfirmasi, Minggu (18/5/2025).
Tusukan pertama mengenai perut korban.
Bukannya kabur, pelaku justru mengejar korban yang sempat lari dan terjatuh, lalu kembali menyabetkan pisaunya.
Ke bagian kaki, punggung, dan kepala sebanyak 10 kali.
Korban tewas di tempat dengan luka parah di beberapa bagian tubuh.
Jenazahnya kemudian di bawa ke Instalasi Forensik RSSA Malang untuk di lakukan visum.
“Usai kejadian, pelaku sempat pulang ke rumah lalu menyerahkan diri ke Mapolsek Gondanglegi”,
“Petugas juga langsung melakukan penggeledahan dan menemukan pisau yang di gunakan untuk menghabisi korban,” tambah Bambang.
Barang bukti yang di amankan antara lain sebilah pisau sepanjang 30 cm, pakaian pelaku dan korban, 4 botol arak bali.
Serta barang pribadi milik korban seperti kalung, rokok, dan uang tunai.
Pelaku kini sudah di amankan di Rutan Polres Malang.
Ia di jerat dengan Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan dan/atau Pasal 351 ayat (3) tentang Penganiayaan yang Mengakibatkan Kematian.
“Kasus ini masih kami dalami. Pemeriksaan terhadap pelaku dan saksi-saksi terus kami lakukan untuk memperjelas kronologi serta motif”,
“Kami imbau masyarakat untuk menghindari konsumsi miras yang kerap jadi pemicu kekerasan,” tegas Bambang. (*)
Olahraga20 jam yang laluKandidat Pelatih Timnas Indonesia: PSSI Kerucutkan Daftar Nama, Siapa Menukangi Skuad Garuda?
Peristiwa5 hari yang laluLedok Amprong: Menjajal River Tubing Ekstrem di Hulu Sungai Brantas Malang
Peristiwa3 minggu yang laluUPT PPA Malang Jamin Kerahasiaan Korban Kekerasan, Bertindak Cepat pada Kasus Perundungan
Pemerintahan3 minggu yang laluLaporan Kekerasan Anak dan Perempuan Malang Melonjak 48 Persen, Dinsos Apresiasi Keberanian Korban
Kabar Batu2 minggu yang laluPrestasi Digitalisasi: Kota Batu Raih Penghargaan TP2DD Terbaik di Jawa Timur
Olahraga5 hari yang laluAdrenalin Pemain Porma FC U-14 di Sungai Amprong: Menjajal River Tubing di Ledok Amprong
Pemerintahan4 minggu yang lalu9.761 Pekerja Pabrik Rokok di Malang Segera Terima BLT DBH CHT, Dinsos Jamin Transparansi
Peristiwa3 minggu yang laluZebratron Diluncurkan! Satlantas Polres Malang Gunakan Videotron Kampanye Tertib Berlalu Lintas






























