Connect with us

Peristiwa

Kandang Hewan Terbakar di Dau Malang, 26 Kambing dan 15 Ayam Terpanggang

Diterbitkan

,

IMG 20250428 185148
Sebuah kandang hewan di Desa Petungsewu, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang di lalap si jago merah (istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Sebuah kandang hewan di Desa Petungsewu, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, di lalap si jago merah pada Minggu (27/4/2025) malam.

Insiden tersebut menyebabkan puluhan hewan ternak tewas dan kerugian material di taksir mencapai Rp50 juta.

Kasihumas Polres Malang, AKP Bambang Subinajar, mengatakan bahwa kebakaran pertama kali di ketahui warga sekitar pukul 19.00 WIB.

Api dengan cepat membesar dan menghanguskan kandang berikut hewan ternak di dalamnya.

“Kandang milik korban atas nama Wijiari mengalami kebakaran,”

“Sebanyak 26 ekor kambing dan 15 ekor ayam tidak bisa di selamatkan,” kata Bambang saat di konfirmasi, Senin (28/4/2025).

Ia menjelaskan, berdasarkan keterangan para saksi, kebakaran di duga di picu aktivitas memasak air menggunakan kayu bakar di area kandang.

Saksi atas nama Suparti di ketahui tengah merebus air sebelum meninggalkan lokasi ke rumah tetangga.

“Di duga api dari kayu bakar yang di gunakan untuk memasak air belum sepenuhnya padam,”

“Lalu menjalar ke material kandang yang mudah terbakar,” ujarnya.

Saksi lain, Kasmuri, yang pertama kali melihat kobaran api, segera mengerahkan warga untuk membantu memadamkan api menggunakan alat seadanya.

Api baru berhasil di kendalikan sekitar pukul 20.00 WIB.

“Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden ini,”

“Namun kerugian material cukup besar, di perkirakan mencapai Rp50 juta,” lanjut Bambang.

Pihak Polsek Dau yang menerima laporan kejadian segera mendatangi lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan penyebab kebakaran.

Saat ini, kepolisian masih terus mengumpulkan keterangan saksi dan mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran.

Terutama dalam penggunaan api di area rawan.

“Kami mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati saat menggunakan api,”

“Terutama di area kandang atau tempat yang banyak material mudah terbakar,” tutup Bambang. (tik/fir)

 

Advertisement

Terpopuler