Connect with us

Pemerintahan

Pemkab Malang Sidak Pasar Pastikan Takaran Minyakita Apakah Sesuai 

Published

on

IMG 20250312 072432
Pemerintah Kabupaten Malang melakukan inspeksi mendadak (sidak) memastikan takaran Minyakita (istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Pemerintah Kabupaten Malang melakukan inspeksi mendadak (sidak) memastikan takaran Minyakita apakah sesuai apa tidak.

Sidak tersebut di lakukan langsung oleh Bupati Malang H.M Sanusi bersama jajaran di sejumlah pasar dan pusat perbelanjaan.

Salah satu pasar yang di kunjungi, yakni Pasar Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Sanusi juga melaksanakan uji petik timbangan kemasan Minyakita yang tengah ramai di perbincangkan.

Dari hasil uji petik di sejumlah kios, Sanusi menyebut seluruhnya dalam volume yang aman.

Artinya, berat Minyakita sesuai dengan takaran kemasan.

“Semua timbangan yang kita uji petik tadi, semuanya pas sesuai takaran”.

“Timbangan semua bagus, volume Minyakita, fortuner beberapa merek lain bagus semua, tidak ada kecurangan,” kata Sanusi pada, Selasa (11/3/2025).

Sanusi juga memastikan bahwa ketersediaan dan harga bahan pokok penting (Bapokting) di sejumlah Pasar Kabupaten Malang dalam kondisi stabil dan aman hingga Lebaran 2025.

“Harga-harga masih stabil, sesuai dengan standar,” beber Sanusi.

Adapun beberapa harga bapokting di sejumlah pasar di Kabupaten Malang, antara lain sebagai berikut.

Minyakita Rp 14.700 per liter

Beras premium Rp 14.800 per kilogram

Daging Sapi Rp 120.000 per kilogram

Bawang Merah Rp 35.000 per kilogram

Bawang Putih Rp 40.000 per kilogram

Cabai Merah Rp 45.000 per kilogram

Cabai Rawit Rp 75.000 per kilogram.

Menurut Sanusi, harga-harga tersebut menunjukkan adanya penurunan di bandingkan dengan sebelumnya.

Dalam kesempatan yang sama, Sanusi juga memastikan stok kebutuhan beras di Bulog surplus hingga 6 bulan ke depan.

Begitu pula dengan gula pasir, di mana stoknya mencapai 35 ton dan di pastikan cukup hingga beberapa bulan ke depan.

Terkait isu maraknya Minyakita tak sesuai takaran, Bupati Malang itu mengimbau masyarakat agar tidak terpengaruh dan panik menggapi hal tersebut.

Ia juga meminta agar konsumen tidak panic buying sehingga akan berdampak pada ketersediaan stok di pasar. (*)

 

Advertisement

Terpopuler