Connect with us

Hukrim

Polisi Beri Pembinaan 10 Pelaku Balap Liar di Malang

Diterbitkan

,

IMG 20250311 163937
Sebanyak 10 remaja pelaku balap liar yang di amankan dini hari (istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Polres Malang mengambil langkah tegas dalam menangani aksi balap liar yang meresahkan masyarakat.

Sebanyak 10 remaja pelaku balap liar yang di amankan dini hari, Senin (10/3/2025), telah menjalani pembinaan langsung di Mapolsek Tajinan bersama orang tua masing-masing.

Kapolsek Tajinan AKP Bambang Wahyu Jatmiko, menjelaskan, pembinaan ini di lakukan sebagai bentuk edukasi kepada para pelaku agar tidak mengulangi perbuatannya.

Sekaligus menekankan peran penting keluarga dalam pengawasan anak.

“Kami tidak hanya memberikan efek jera, tapi juga edukasi”.

“Para pelanggar kita hadirkan bersama orang tua untuk di berikan pemahaman”.

“Mereka juga menandatangani surat pernyataan tidak akan mengulangi lagi perbuatan balap liar,” ujar AKP Bambang saat di konfirmasi, Selasa (11/3/2025).

Dalam kegiatan tersebut, petugas juga mengingatkan para orang tua untuk lebih aktif dalam mengawasi aktivitas anak-anaknya, terutama pada malam hingga dini hari.

“Kita tekankan kepada orang tua agar pengawasan terhadap anak-anak di tingkatkan”.

“Karena mereka ini rentan terpengaruh pergaulan negatif seperti balap liar,” tambahnya.

Selain pembinaan, sepeda motor yang di amankan dalam aksi balap liar juga di kembalikan kepada pemiliknya.

Namun, petugas memberlakukan ketentuan ketat bagi pemilik kendaraan yang belum memenuhi standar keamanan dan kelengkapan.

“Sepeda motor hanya bisa di ambil jika di lengkapi surat-surat sah”.

“Dan untuk kendaraan yang tidak sesuai standar, harus di kembalikan ke standar SNI sebelum bisa di bawa pulang,” tegas Bambang.

Sementara itu, Kasihumas Polres Malang AKP Bambang Subinajar mengapresiasi langkah preventif Polsek Tajinan yang tidak hanya fokus pada penindakan.

Tetapi juga mengutamakan pembinaan dan keterlibatan keluarga.

“Kami mengapresiasi Polsek Tajinan yang telah melakukan pembinaan secara humanis”.

“Balap liar ini membahayakan diri sendiri dan orang lain, maka pendekatan edukatif melibatkan orang tua menjadi langkah penting untuk pencegahan,” jelas AKP Bambang Subinajar.

Ia juga menegaskan, Polres Malang akan terus menggencarkan patroli dan penindakan terhadap balap liar di berbagai wilayah yang rawan.

“Kami akan terus lakukan upaya preventif, edukatif, hingga represif bila di perlukan, demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” pungkasnya. (tik/fir)

 

Iklan

Terpopuler