Connect with us

Peristiwa

Mbok Yem Terpaksa Menuruni Gunung Lawu Lebih Awal: Kesehatan yang Menjadi Prioritas

Diterbitkan

,

IMG 20250306 081944
Mbok Yem, yang juga di kenal dengan sebutan Wakiyem, selaku penjaga warung di jalur pendakian Gunung Lawu (istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Mbok Yem, yang juga di kenal dengan sebutan Wakiyem, selaku penjaga warung di jalur pendakian Gunung Lawu, harus menuruni gunung lebih dini pada Selasa (4/3/2025).

Keputusan ini di ambil karena kondisi kesehatannya yang mulai menurun sejak awal Februari 2025, di tandai dengan kelelahan dan pembengkakan pada kaki yang di duga akibat asam urat.

Dalam perjalanan turun, Mbok Yem di bantu oleh beberapa pendamping yang berasal dari warung Hargo Dalem Gunung Lawu dengan rute melalui Cemoro Sewu.

Video singkat yang beredar di TikTok, di unggah oleh akun @Akuessa, menampilkan momen saat para pendamping bergantian menuntun Mbok Yem dengan penuh perhatian.

Salah satu pendamping, Esa Adi Prasetya, mengungkapkan melalui pesan singkat bahwa proses penurunan di mulai sekitar pukul 08.00 WIB di warung, dan mencapai base camp Cemoro Sewu pada pukul 11.00 WIB.

“Awalnya Mbok Yem sempat enggan untuk turun, namun kondisi tubuhnya yang semakin menurun membuat kami tak punya pilihan lain,” ujarnya.

Setelah tiba di base camp, Mbok Yem segera di larikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif.

Meski demikian, warung yang biasanya di kelola langsung olehnya tetap beroperasi dengan bantuan dua tenaga kerja yang mengambil alih tugas sehari-hari.

Kebiasaan turun gunung menjelang Lebaran yang selama ini di jalani Mbok Yem terpaksa di ubah kali ini demi menjaga kesehatannya.

Semua pihak berharap Mbok Yem dapat segera pulih dan kembali menjalankan aktivitasnya di warung pendakian Gunung Lawu. (kis/fir)

 

Advertisement

Terpopuler