Connect with us

Peristiwa

Pedagang Telur Puyuh di Malang Gagalkan Perampokan, Pelaku Kabur Panik

Diterbitkan

,

IMG 20250207 220614
Seorang pedagang telur puyuh berhasil menggagalkan aksi perampokan yang di lakukan oleh empat pria tak di kenal (istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Kejadian dramatis terjadi di Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, Kamis (6/2/2025) sore, ketika seorang pedagang telur puyuh berhasil menggagalkan aksi perampokan yang di lakukan oleh empat pria tak di kenal.

Pelaku yang semula berniat merampok, terpaksa kabur panik setelah korban melakukan perlawanan.

Peristiwa ini di alami oleh Pitoyo, seorang warga Desa Putat Lor, Kecamatan Gondanglegi, saat ia tengah berada di rumah.

Empat pria datang berpura-pura ingin membeli telur puyuh, namun tujuan mereka ternyata untuk merampok.

Salah satu pelaku memasuki rumah korban dengan alasan ingin menukar uang, dan saat korban pergi ke dalam kamar untuk mengambil uang kembalian.

Pelaku malah mencoba mengambil uang tunai sebesar Rp 8 juta yang di simpan di kasur.

Saat menyadari niat jahat pelaku, Pitoyo langsung melawan dan berusaha merebut kembali tas berisi uang yang di ambil oleh pelaku.

Teriakan korban yang melawan membuat para pelaku panik dan segera melarikan diri dengan menggunakan mobil Toyota Avanza hitam.

Kasi Humas Polres Malang, AKP Ponsen Dadang Martianto, menjelaskan bahwa setelah menerima laporan dari korban.

Pihak kepolisian segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Tim Reskrim Polsek Gondanglegi langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penyelidikan dan mengumpulkan keterangan dari korban serta saksi,” ungkap Dadang.

Dari olah TKP, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain sebuah tas hitam yang berisi uang dalam berbagai mata uang asing.

Termasuk rupiah, dolar Amerika, dolar Australia, dolar Singapura, rupee Pakistan, dan riyal Arab Saudi.

Selain itu, di temukan pula sebuah ponsel Samsung A30s, dompet hitam, sepatu hitam merk Bounder 2.0 (hanya sebelah kanan),

Serta sejumlah benda yang di duga di gunakan pelaku dalam aksi kejahatan, seperti pecahan batu paving dan balok kayu sepanjang 145 cm.

Polres Malang kini tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut dan memburu para pelaku yang di perkirakan berjumlah empat orang.

Polisi juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi kejahatan yang menyasar pemilik usaha kecil.

Dan segera melapor jika melihat aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.

“Penyelidikan masih berlangsung dan tim kami sedang berusaha mengidentifikasi para pelaku,”

“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan,” tutup Dadang.

Peristiwa tersebut menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan dalam beraktivitas sehari-hari.

Terutama bagi para pelaku usaha kecil yang rentan menjadi target kejahatan. (kis/fir)

 

Advertisement

Terpopuler