Pemerintahan
Revitalisasi Pasar Besar Malang: Pembongkaran Total Jadi Langkah Tak Terhindarkan

KABARMALANG.COM – Rencana pemerintah Kota Malang untuk membongkar total Pasar Besar Malang tetap berjalan meskipun ada pro dan kontra di kalangan pedagang.
Pembongkaran total ini merupakan bagian dari proyek revitalisasi besar yang bertujuan untuk memperbaiki struktur bangunan dan memenuhi kebutuhan masyarakat modern.
Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang, Eko Sri Yuliadi, menegaskan bahwa pembongkaran Pasar Besar Malang adalah langkah yang harus di ambil untuk memulai proses revitalisasi.
“Namanya pembangunan, memang harus di bongkar total,”
“Ini bukan hanya renovasi, tetapi suatu langkah yang tak bisa ditawar,” ujar Eko, Kamis (30/1/2025).
Menurut Eko, hasil kajian dari Fakultas Teknik Universitas Brawijaya tahun 2024 menunjukkan bahwa struktur bangunan Pasar Besar sudah tidak layak di gunakan.
Selain itu, keberadaan pasar yang terletak di pusat kota juga tidak lagi mendukung tata ruang yang ideal.
Eko menambahkan bahwa pasar yang telah berusia lebih dari 35 tahun, ini membutuhkan perbaikan besar untuk memenuhi kebutuhan perdagangan masyarakat.
“Dari segi tata ruang, pasar ini cukup memprihatinkan,”
“Pasar Besar sudah tidak lagi dapat mengakomodasi perkembangan kota,”
“Oleh karena itu, perbaikan harus dilakukan,” ujar Eko menambahkan.
Selain pembongkaran total, rencana revitalisasi Pasar Besar juga akan mencakup peningkatan fasilitas.
Termasuk penataan lantai yang lebih tinggi untuk mencegah banjir yang sering terjadi di lantai dasar pasar.
“Lantai dasar sering terendam banjir, jadi kami akan meninggikan lantai dasar lebih dari 1 meter, sejajar dengan jalan,” ujarnya.
Eko juga menjelaskan bahwa perubahan struktur pasar akan mengatur zona yang lebih terfokus.
Seperti penempatan pedagang konveksi di lantai dua, sementara lantai tiga akan di fungsikan sebagai area parkir untuk pengunjung.
Meski rencana ini mendapat dukungan dari pemerintah pusat, beberapa pedagang masih khawatir dengan dampak pembongkaran terhadap pendapatan mereka.
“Kami terus melakukan sosialisasi kepada pedagang agar mereka memahami manfaat dari proyek ini,”
“Revitalisasi ini demi kepentingan bersama,” tambah Eko.
Pemerintah Kota Malang juga berkomitmen untuk menjaga kelancaran perdagangan selama proses pembangunan.
Dengan memberikan tempat sementara bagi pedagang yang terdampak.
Pembongkaran total Pasar Besar Malang ini di harapkan akan membawa perubahan positif bagi perekonomian kota.
Dengan menciptakan pasar yang lebih modern dan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat di masa depan. (kis/fir)
Serba Serbi4 minggu yang laluDaftar Tarif Listrik PLN Agustus 2026 Resmi Tidak Naik: Rincian Lengkap Rumah Tangga dan Bisnis
Peristiwa4 minggu yang laluKota Padang Dilanda Banjir Besar di 15 Titik Hari Ini 3 Agustus 2026: Fasilitas Kesehatan Terendam, BPBD Terjunkan Perahu Karet
Pemerintahan4 minggu yang laluPembukaan Pusdiklat Paskibraka Kota Malang 2026: Wali Kota Wahyu Hidayat Gembleng 78 Pelajar Terbaik
Hukrim3 minggu yang laluPelaku Penganiayaan di Gedangan Malang Berhasil Ditangkap Polres Malang Usai Sempat Buron
Serba Serbi4 minggu yang laluGerakan GAS UMKM KKN MAs Dorong Digitalisasi Pedagang Pasar Jumat Desa Tawangsari Lewat QRIS dan Google Maps
Serba Serbi3 minggu yang laluSosialisasi Olahan Daun Kelor KKN MAs Kelompok 109 Dorong Gizi dan Ekonomi di Desa Tumpang
Serba Serbi3 minggu yang laluGerakan SEHATI Kelompok 99 KKN MAs Dorong Kesehatan Lansia dan Balita di Desa Tawangsari
Serba Serbi3 minggu yang laluInformasi Cuaca Jawa Timur Hari Ini Rabu 12 Agustus 2026 Cerah Berawan Tanpa Potensi Hujan































