Pemerintahan
90 Persen SK Kepengurusan Puspaga Tingkat Kelurahan di Kota Malang

KABARMALANG.COM – Surat Keputusan (SK) kepengurusan Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) tingkat kelurahan di Kota Malang mencapai 90 persen.
Pada November 2024 lalu Dinsos-P3AP2KB Kota Malang sudah mengirimkan draf SK kepada masing-masing kecamatan untuk membentuk Puspaga.
“Kekhawatiran kami antara paham dan tidak. Akhirnya kami kumpulkan langsung dari perwakilan kelurahan,”
“Untuk mendengarkan arahan langsung dari Provinsi, terkait Puspaga memang harus ada,” ujar Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Lik Atya.
Alhamdulillah, kata Lik Atya, 90 persen kelurahan sudah mengirimkan SK Puspaga.
“Karena memang draft nya sudah kita kirim sebelumnya,” jelas Lik.
Pasalnya, di awal tahun 2025 ini pihaknya memang langsung melakukan kerja keras, cepat dan tepat untuk mengoptimalkan Puspaga.
Di mana Dinsos-P3AP2KB Kota Malang juga menargetkan pada akhir Januari 2025 mendatang.
Seluruh kelurahan sudah dapat menyerahkan SK Puspaga.
Kota Malang akan bisa bersaing dengan Kota Surabaya yang sudah terlebih dahulu memiliki Puspaga hingga tingkat kelurahan.
“Kalau Surabaya bisa, Kota Malang pasti bisa,”
“Karena sebenarnya di kelurahan itu sudah ada tapi namanya yang berbeda,”
“Sekarang kita samakan. Akhir Januari 2025 SK dari 57 kelurahan harus selesai dan sudah masuk, Puspaga sudah merata di seluruh kelurahan,” tegas Lik.
Ketika SK Puspaga dari masing-masing kelurahan sudah masuk ke Dinsos-P3AP2KB Kota Malang.
Maka pada Mei 2025 mendatang, tim dari Bidang PPA Dinsos-P3AP2KB Kota Malang akan turun ke lapangan untuk melakukan monitoring dan evaluasi atau monev.
“Mei 2025 dari tim PPA Dinsos-P3AP2KB akan turun monev ke masing-masing kelurahan,”
“Apakah Puspaganya sudah berjalan,”
“Ketika tidak berjalan apa kendalanya. Itu akan kita follow up terus,”
“Sehingga dapat mengetahui aksi dari Puspaga seperti apa,” ucap Lik.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Kependudukan (DP3AK) Provinsi Jawa Timur Tri Wahyu Liswati mengapresiasi kegiatan fasilitasi Puspaga tersebut.
“Saya mengapresiasi Dinsos-P3AP2KB Kota Malang yang sudah menggelar kegiatan fasilitasi Puspaga,”
“Karena Puspaga ini memang penting untuk mencegah terjadinya kekerasan,” pungkasnya. (tik/fir)
Peristiwa20 jam agoPolres Malang Gandeng Komunitas Ojol Jadi Mitra Operasi Patuh Semeru 2026
Peristiwa18 jam agoPolres Malang Kembalikan Barang Bukti Hasil Operasi Sikat Semeru 2026 Kepada Korban
Peristiwa15 jam agoPolres Malang Tangkap Pemburu Satwa Dilindungi Landak Jawa di Sumbermanjing Wetan
Pemerintahan14 jam agoWali Kota Malang Wahyu Hidayat Dorong Terwujudnya Pesantren Ramah Santri
Olahraga9 jam agoBorneo FC Merangsek Naik Peringkat Klasemen Pekan ke 7 Super League 2026
Serba Serbi22 jam agoIndeks Harga Saham Gabungan IHSG Ditutup Melemah Tajam ke Level 5.266























