Connect with us

Peristiwa

Polres Malang Kerahkan 300 Personel Amankan Debat Kedua Pilbup Malang 2024

Diterbitkan

,

IMG 20241108 181732
Polres Malang mengerahkan 300 personel gabungan untuk mengamankan debat kedua pasangan calon bupati dan wakil bupati (istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Polres Malang mengerahkan 300 personel gabungan untuk mengamankan debat kedua pasangan calon bupati dan wakil bupati di Pilkada Kabupaten Malang 2024.

Debat publik tersebut mengangkat tema ‘Meningkatkan Pelayanan kepada Masyarakat dan Menyelesaikan Persoalan Daerah’.

Yang akan di selenggarakan di Gedung DPRD Kabupaten Malang, Jumat (8/11/2024) mulai pukul 19.00 WIB.

Kasihumas Polres Malang, AKP Ponsen Dadang Martianto, menjelaskan bahwa pengamanan ini merupakan sinergi dari beberapa instansi.

Pengamanan akan di fokuskan di Gedung DPRD dan sekitarnya untuk memastikan ketertiban selama debat berlangsung.

“Sebanyak 300 personel gabungan akan kami tempatkan dalam tiga ring pengamanan,” kata AKP Dadang di Polres Malang, Jumat (8/11).

Kasihumas menjelaskan, Ring 1 pengamanan berada di dalam area debat untuk mengawasi langsung jalannya acara.

Ring 2 akan di tempatkan di lobi dan pintu masuk Gedung DPRD.

“Sementara Ring 3 menjaga area terluar, termasuk pintu-pintu masuk kawasan gedung hingga kantong-kantong parkir,” imbuhnya.

Selain pengamanan di lokasi debat, Polres Malang juga mengerahkan tim pengawalan khusus bagi masing-masing pasangan calon dari kediaman mereka hingga lokasi debat.

Polres Malang juga menerapkan pendekatan humanis dalam pengamanan debat publik ini.

Dadang menekankan bahwa seluruh personel yang bertugas akan mengutamakan pelayanan yang santun dan tidak di bekali senjata api.

“Kami berupaya agar proses debat dapat berlangsung dengan aman dan tertib,”

“Sehingga masyarakat yang hadir maupun yang menyaksikan dari rumah bisa menikmati dengan nyaman,” ujar Dadang.

Debat ini sendiri akan mempertemukan dua pasangan calon: pasangan nomor urut 1, Sanusi-Lathifah Shohib (Salaf).

Dan pasangan nomor urut 2, Gunawan HS-Umar Usman (GUS).

Keduanya akan memaparkan visi, misi, serta solusi untuk permasalahan daerah dalam waktu 120 menit.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Malang mengonfirmasi bahwa format debat publik akan di bagi menjadi enam segmen.

Mencakup pemaparan visi-misi, pendalaman program, serta tanya jawab antarpaslon.

Sepuluh panelis yang berasal dari kalangan akademisi akan memberikan pertanyaan secara acak melalui moderator debat. (tik/fir)

 

Advertisement

Terpopuler