Connect with us

Peristiwa

Polres Malang Sosialisasikan Bahaya Bullying di Sekolah

Diterbitkan

,

IMG 20241003 184718
Sosialisasi di gelar Polsek Pakisaji di SDN Kendalpayak, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang (istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Polres Malang melakukan sosialisasi terkait bahaya perundungan (bullying) di lingkungan sekolah sebagai upaya preventif menjaga kesehatan mental dan kesejahteraan anak-anak.

Salah satu kegiatan sosialisasi terbaru di gelar Polsek Pakisaji di SDN Kendalpayak, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, pada Rabu (3/10/2024).

Sosialisasi yang di hadiri ratusan siswa ini di pimpin oleh Bripka Wahyu.

Dalam penyuluhannya, ia menjelaskan dengan detail dampak negatif perundungan, baik bagi korban maupun pelaku.

“Perundungan harus di cegah sedini mungkin karena dapat menimbulkan berbagai dampak buruk,” ungkapnya.

“Termasuk memicu masalah kesehatan mental seperti gangguan kecemasan dan depresi,” sambung Wahyu di hadapan para siswa yang berkumpul di aula sekolah.

Kegiatan ini tidak hanya fokus pada dampak yang di alami korban, namun juga bahaya bagi pelaku perundungan.

Menurut Wahyu, pelaku perundungan bisa saja tumbuh dengan perilaku antisosial yang berbahaya bagi masa depan mereka sendiri.

Ia juga menekankan pentingnya peran aktif siswa dan lingkungan sekitarnya dalam mencegah tindakan perundungan.

“Jika ada di antara kalian yang mengalami atau menyaksikan bullying,” kata Wahyu.

“Jangan takut untuk segera melaporkan kepada guru atau keluarga, agar bisa segera di tindaklanjuti,” ungkapnya.

Terpisah, Kasihumas Polres Malang, AKP Ponsen Dadang Martianto, menjelaskan bahwa sosialisasi ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan pihak kepolisian untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan kondusif.

“Kami ingin para siswa sadar pentingnya menjaga diri dari tindakan yang merugikan,” ucapnya.

“Baik bagi orang lain maupun diri sendiri, seperti bullying dan pelecehan,” sambung Dadang.

Ia juga menegaskan bahwa pihaknya akan terus menggelar kegiatan sosialisasi di sekolah-sekolah di wilayah Kabupaten Malang.

“Kami berkomitmen untuk terus mendukung upaya menciptakan lingkungan sekolah yang bebas dari bullying,” katanya.

“Dengan mengedukasi dan memberikan pemahaman kepada siswa di sekolah,” pungkas Dadang. (tik/fir)

 

Advertisement

Terpopuler