Connect with us

Serba Serbi

Kunci Sukses Berkarya Gen Z Dibagikan Dee Lestari dan Najwa Shihab

Diterbitkan

,

IMG 20240926 190532
Kunci sukses berkarya untuk Gen Z di bagikan Dee Lestari dan Najwa Shihab (foto istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Kunci sukses berkarya untuk Gen Z di bagikan Dee Lestari dan Najwa Shihab.

Generasi Z adalah generasi yang dinamis, memiliki akses cepat ke informasi, dan di hadapkan pada banyak kesempatan untuk berkarya.

Hal tersebut di sampaikan saat acara Generasi Campus Roadshow di Universitas Brawijaya, Malang, pada 24 September 2024.

Dua tokoh besar Indonesia, Dee Lestari dan Najwa Shihab, berbagi pandangan tentang kunci sukses bagi generasi muda, khususnya Gen Z, dalam menghadapi dunia yang terus berkembang.

Dee Lestari, seorang penulis dan musisi, mengisahkan perjalanan panjangnya dalam menerbitkan karya pertamanya, Supernova.

Ia menceritakan bagaimana sejak kecil bermimpi untuk melihat namanya terpajang di rak-rak toko buku.

Namun, impian itu tidak terwujud dalam waktu singkat.

“Butuh waktu 15 tahun dari berkhayal hingga terwujud,” ungkap Dee di depan para peserta.

Dia menekankan bahwa proses kreatif membutuhkan waktu, dan terkadang kita harus melawan keraguan diri sendiri serta pandangan orang lain.

Dee mengaku, novel pertamanya dianggap “terlalu absurd” bagi beberapa orang.

Hingga ia memutuskan untuk menerbitkan bukunya sendiri tanpa menunggu validasi dari penerbit besar.

Melalui pengalamannya ini, Dee memberikan pesan penting bagi Gen Z.

“Jangan takut menerbitkan karya secara mandiri. Jangan menunggu validasi dari orang lain. Kompas terbaik adalah diri kita sendiri,” ujarnya.

Namun, di balik kemudahan teknologi yang memberikan akses publikasi lebih cepat, Dee juga mengingatkan bahwa Gen Z menghadapi tantangan besar, yaitu kemudahan untuk terdistraksi.

“Saat ini, banyak sekali distraksi yang mudah di temukan, dari media sosial hingga hal-hal kecil lainnya yang bisa mengalihkan fokus,” kata Dee.

Menurutnya, generasi ini perlu belajar untuk lebih berdisiplin dalam menjaga konsistensi saat berkarya dan menyelesaikan tugas.

Dengan akses teknologi yang begitu luas saat ini, Gen Z memiliki peluang besar untuk mengunggah dan mempublikasikan karya secara mandiri melalui platform digital.

Namun, tantangan terbesar adalah bagaimana mereka bisa tetap fokus di tengah berbagai gangguan yang selalu hadir.

Dee mengingatkan bahwa kreativitas tidak harus di batasi oleh opini publik, dan setiap karya yang di hasilkan bisa membuka jalan bagi karya-karya berikutnya, selama konsistensi dan fokus tetap di jaga.

Sementara itu, Najwa Shihab, seorang jurnalis dan pendiri Narasi, menyoroti sisi lain dari potensi besar yang di miliki oleh Gen Z.

Menurut Najwa, Gen Z di kenal cepat belajar dan memiliki keterampilan multi-tasking yang luar biasa.

Akses informasi yang cepat memungkinkan mereka menjadi lebih kreatif dan mandiri.

Namun, di balik kecepatan dan kemampuan teknis tersebut, Najwa menekankan pentingnya satu hal yang kerap di lupakan: kerendahan hati.

“Berdasarkan riset, kerendahan hati adalah keterampilan yang paling penting untuk di kembangkan oleh anak muda yang akan memasuki dunia kerja,” ujar Najwa.

Ia menambahkan bahwa kemampuan untuk menerima masukan dan belajar dari orang lain akan membantu Gen Z mengembangkan keterampilan mereka lebih jauh.

Najwa mengajak Gen Z untuk tetap terbuka terhadap kritik dan saran dari generasi sebelumnya, karena pengalaman mereka dapat menjadi bahan pembelajaran yang sangat berharga.

Ia juga mengingatkan bahwa menjadi long life learner atau pembelajar seumur hidup adalah sikap yang perlu di adopsi oleh semua generasi, tanpa terkecuali.

Pesan-pesan dari Dee Lestari dan Najwa Shihab dalam acara ini menunjukkan bahwa kunci kesuksesan tidak hanya bergantung pada bakat dan keterampilan teknis semata.

Karakter yang kuat, seperti ketekunan dalam berkarya, kemampuan menjaga fokus, dan kerendahan hati dalam menerima masukan, menjadi pondasi penting dalam mencapai kesuksesan jangka panjang.

Di era digital ini, Gen Z memiliki lebih banyak kesempatan untuk berkarya secara mandiri.

Namun, tanpa sikap rendah hati dan kemauan untuk terus belajar serta menjaga konsistensi di tengah gangguan, mereka mungkin akan sulit menghadapi tantangan besar di dunia yang semakin kompetitif.

Baik Dee maupun Najwa berhasil menggambarkan pentingnya kolaborasi antara kreativitas, semangat berkarya, dan karakter yang baik.

Pesan mereka menjadi pengingat bahwa kesuksesan bukan hanya soal karya yang di hasilkan, tetapi juga bagaimana kita menjaga integritas dan sikap dalam setiap langkah yang di ambil.

Generasi Campus Roadshow adalah acara kerja sama Narasi dan Grab.

Mengusung judul POV/XYZ: Generasi Bicara Generasi, acara ini bertujuan untuk mengajak generasi muda dan generasi sebelumnya bertukar insight dan saling menggali potensi diri.

Serta saling memahami dan mendukung. Pertama kali di gelar untuk mahasiswa Jogja.

Acara ini juga di gelar di Malang, Bandung, dan Jakarta. (*)

 

Advertisement

Terpopuler