Connect with us

Pemerintahan

Memanfaatkan Dana Cukai, Disnaker PMPTSP Bekali Pencaker Desain Multimedia

Diterbitkan

,

IMG 20240905 103710
Dinas Tenaga Kerja, Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (Disnaker PMPTSP) Kota Malang menggelar Pelatihan Desainer Multimedia bagi para Pencari Kerja (foto istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Desainer multimedia menjadi garda depan untuk media kampanye, promosi, atau periklanan.

Kehadiran desainer multimedia di era industri 4.0 seperti saat ini, menarik dan makin di cari.

Menjawab kebutuhan tersebut, Dinas Tenaga Kerja, Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (Disnaker PMPTSP) Kota Malang menggelar Pelatihan Desainer Multimedia bagi para Pencari Kerja (Pencaker).

Kegiatan ini di laksanakan selama enam hari, Senin-Sabtu 2-7 September 2024 di Hotel Pelangi Kota Malang.

Kepala Disnaker PMPTSP Kota Malang, Arif Tri Sastyawan, S.STP, M.Si menyebutkan bahwa melihat dunia digital yang makin berkembang pesat.

Pihaknya ingin memaksimalkan kompetensi dan keterampilan para pencaker dengan memberikan bekal melalui pelatihan teori dan praktek desainer multimedia muda.

“Diharapkan teman-teman ini nantinya tak sekadar menjadi karyawan, tapi juga bisa mengembangkan dan memiliki karakter entrepreneur di bidang jasa desain multimedia,” ucapnya.

“Jadi nantinya mereka tak sekadar menjadi karyawan, tapi bisa membangun usahanya sendiri,” sambung Arif kala membuka pelatihan, Senin (2/9/2024).

IMG 20240905 112230

Pelatihan ini memanfaatkan Dana Bagi Hasil Cukai dan Hasil Tembakau (DBHCHT) di ikuti oleh 45 pencari kerja ini berjalan dengan lancar.

Akan banyak materi yang di dapat oleh 45 peserta dalam pelatihan tersebut.

Tidak hanya terbatas teknik multimedia, namun peserta juga di berikan ilmu tentang penerapan keamanan data dan mutu produk hingga menjalin relasi dengan klien.

Peserta pun di wajibkan mengikuti uji sertifikasi kompetensi yang di laksanakan di akhir kegiatan.

Disnaker PMPTSP dari tahun ke tahun secara rutin menggelar berbagai pelatihan bagi para pencaker.

Tercatat, pada tahun 2024 ini ada delapan pelatihan yang di selenggarakan, yakni terkait administrasi perkantoran, tata kecantikan rambut, hantaran.

Kemudian konten kreator, kesehatan tradisional, teknisi telepon seluler, terapis kecantikan spa, hingga desainer multimedia.

Berbagai pelatihan tersebut di selenggarakan bersumber dari dana APBD dan DBHCHT.

“Penyelenggaraan beragam kegiatan pelatihan semacam ini tentu tujuan akhirnya akan dapat mengurangi pengangguran,” ucapnya.

“Serta dapat meningkatkan penghasilan dan kesejahteraan masyarakat,” Arif melanjutkan.

Terpisah, Penjabat (Pj.) Wali Kota Malang Iwan Kurniawan, ST., MM menuturkan bahwa pemanfaatan DBHCT harus seoptimal mungkin untuk kepentingan masyarakat.

Salah satu di antaranya seperti pelatihan di gelar Disnaker PMPTSP ini.

“Melalui pelatihan ini, di harapkan ada transfer _knowledge_ sekaligus pembekalan keterampilan terapan,” ujarnya.

“Sehingga peserta memiliki opsi di bidang kewirausahaan secara mandiri,” pungkas Pj. Wali Kota Iwan. (*)

Advertisement

Terpopuler