Edukasi
Mahasiswa ITN Malang Kembangkan Alat Olah Sampah Jadi Minyak

KABARMALANG.COM – Mahasiswa ITN Malang kembangkan alat pengolahan sampah plastik menjadi minyak mentah (crude oil).
Mahasiswa ini tergabung dalam Tim Spectra Pyroengine di bawah bimbingan Ir. Harimbi Setyawati, MT, dosen Teknik Kimia S-1 ITN Malang,
Mereka terdiri dari Naffa Eka Setiawati sebagai ketua, Muhammad Rizqi Putra Dermawan, Ariel Rizantha Firstnanda
Kemudian Praisela Ivane Stefandra dan Rahmat Dani Firmansyah.
“Penelitian ini kami ambil, karena rasa prihatin kami terhadap sampah plastik yang semakin bertambah,” ucap Naffa Eka Setiawati.
Bersama teman-temannya, ia mencoba mengembangkan alat pirolisis. Sebelumnya pirolisis tersebut untuk pemanasannya menggunakan gas.
“Maka kami coba kemas menjadi lebih modern dengan pemanasan menggunakan aliran listrik dan penambahan chiller pada rangkaian alatnya,” lanjutnya.
Pirolisis merupakan proses kimia di mana bahan organik, seperti batu bara, biomassa, atau plastik, di urai secara termal menjadi gas, cairan, dan padatan kecil tanpa atau dengan oksigen yang sangat terbatas.

Proses ini, kata Naffa, umumnya terjadi pada suhu tinggi di dalam reaktor tertutup atau dalam kondisi yang terkendali secara ketat.
Menurut Naffa, tujuan pirolisis bisa bermacam-macam. Mulai untuk menghasilkan bahan bakar seperti biochar atau bio-oil dari biomassa, hingga mendaur ulang limbah plastik menjadi bahan kimia atau bahan bakar sintetis.
Metode ini dapat membantu mengurangi limbah dan memanfaatkan bahan organik yang tidak terpakai dengan lebih efisien.
Ia menjelaskan, manfaat alat pirolisis bisa mengkonversi plastik menjadi minyak dan arang.
Pada penelitiannya, mereka bertujuan menghasilkan crude oil. Crude oil sendiri merupakan hasil akhir dari alat pirolisis yang di buat.
Setelah minyak ke luar dari alat, minyak dapat di jadikan berbagai macam bahan bakar, namun harus melalui beberapa tahapan sebelum bisa di jadikan bahan bakar.
“Plastik yang diolah berubah menjadi minyak mentah (crude oil),” ujarnya.
“Kedepannya kami ingin meneliti crude oil yang di hasilkan dari konversi sampah plastik jika di olah bisa menjadi jenis BBM apa saja,” sambung Naffa.(tik/fir)
Peristiwa2 minggu agoGeger Penemuan Jasad Bayi Laki-laki di Saluran Irigasi Sawah Sukonolo Bululawang, Polres Malang Buru Pelaku
Serba Serbi2 minggu agoPromo JSM Superindo Malang Hari Ini 3–5 Juli 2026: Ayam Segar dan Minyak Goreng Diskon Besar!
Serba Serbi2 minggu agoPrakiraan Cuaca Jawa Timur Hari Ini 5 Juli 2026: Dominasi Cerah Terik, Waspada Suhu Dingin Batu dan Kabut Malam Hari
Pemerintahan3 minggu agoTekan Fenomena Fatherless di Momentum Harganas 2026, Pemkot Malang Gencarkan Gerakan Ayah Mengantar Anak Sekolah
Serba Serbi2 minggu agoRamalan Zodiak Besok Jumat 3 Juli 2026: Cancer dan Capricorn Banjir Cuan, Sagitarius Wajib Waspada!
Peristiwa2 minggu agoRampok Honda Jazz Putih di Sumberpucung, Pelaku Curas Viral Diringkus Polres Malang Saat Hendak Jual Mobil
Olahraga3 minggu agoHasil Piala Dunia 2026: Gol Telat Martinelli Bawa Brasil Menang Dramatis 2-1 dan Singkirkan Jepang di Babak 32 Besar
Serba Serbi2 minggu agoSitus Resmi BMKG Luncurkan Sistem Informasi Real-Time Terpadu: Antisipasi Dampak Puncak Kemarau 2026































