Serba Serbi
Polres Malang dan Forkopimda Bahas Sound Horeg

KABARMALANG.COM – Polres Malang terus berupaya mewujudkan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat di tengah maraknya fenomena Sound Horeg di Kabupaten Malang.
Upaya itu di sampaikan Kapolres Malang AKBP Putu Kholis Aryana dalam Forum Group Discussion (FGD) yang di gelar di Aula Pendopo Kabupaten Malang, Kepanjen, Kamis (18/7/2024).
FGD yang di inisiasi bersama Forkopimda ini melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk tokoh agama, organisasi perangkat daerah, akademisi, peneliti, kepala desa, dan paguyuban Sound Malang Bersatu.
Melalui FGD tersebut, pihaknya banyak mendengar masukan dan saran dari berbagai elemen masyarakat yang hadir.
“Kami mendengar berbagai masukan tentang pelaksanaan Sound Horeg yang lebih aman dan memberikan nilai manfaat bagi masyarakat,” ujar Putu Kholis.
“Kita bisa mengurai, meng-cluster, dan sebisa mungkin menghilangkan dampak negatif Sound Horeg itu sendiri,” sambungnya.
Putu Kholis menyatakan, fenomena Sound Horeg saat ini sangat di minati masyarakat, terutama di Kabupaten Malang.
Popularitasnya yang meningkat pesat juga berdampak positif terhadap perekonomian masyarakat setempat, terlihat dari menjamurnya usaha penyewaan sound system.
Namun, tantangan bagi kepolisian dan Forkopimda adalah menekan dampak negatif yang muncul dari penyelenggaraan kegiatan tersebut.
Fenomena yang muncul di media sosial seperti kerusakan fasilitas umum, orang sakit hingga meninggal dunia, dan kecelakaan yang menelan korban jiwa, menjadi fokus utama yang perlu di antisipasi.
Oleh karena itu, lanjut Putu, kepolisian menyoroti pentingnya pengamanan saat berlangsungnya acara sound horeg.
Pihaknya berharap penyelenggara kegiatan dapat memastikan bahwa keamanan dan keselamatan menjadi priorotas utama.
“Kami mencatat dan membahas beberapa poin masukan, salah satunya pembentukan tim keamanan internal yang dapat mengawal kegiatan Sound Horeg agar terjamin keamanannya,” ungkap Putu Kholis.
Sementara itu, Ketua Paguyuban Sound Malang Bersatu, David Blizzard, mengakui perkembangan pesat Sound Horeg di Kabupaten Malang.
Tingginya permintaan dari masyarakat mendorong pertumbuhan pengusaha sound system.
David juga menegaskan bahwa penyedia jasa sound system selalu memperhatikan masukan dari warga.
Seperti memastikan lebar jalan yang di lalui truk pengangkut sound hingga menghentikan kegiatan saat waktu ibadah.
Namun demikian, pihaknya juga mengkritisi rencana pemerintah yang mengatur besaran volume pengeras suara melalui peraturan daerah (Perda).
“Untuk desibel suara (sekitar 60db), menurut saya tidak fair jika membuat Perda tapi tidak mengajak kami yang berkontribusi langsung dalam dunia sound system,” ungkap David. (tik/fir)
Serba Serbi4 minggu yang laluGaji Pensiunan PNS 2026: Jadwal, Aturan, dan Info Kenaikan
Serba Serbi4 minggu yang laluHitung Mundur Tahun Baru 2026: Berapa Hari Lagi?
Peristiwa4 minggu yang laluJadwal Puasa Rajab 2025: Niat, Tanggal Penting, dan Keutamaannya
Serba Serbi4 minggu yang laluCara Cek PIP 2025 Lewat HP: Mudah, Cepat, dan Akurat
Serba Serbi4 minggu yang laluUcapan Selamat Natal 2025 Terupdate: Penuh Doa, Makna, dan Menyentuh Hati
Peristiwa4 minggu yang laluNiat Puasa Rajab Sekaligus Qadha Ramadhan: Hukum, Tata Cara, dan Bacaannya
Serba Serbi3 minggu yang laluUcapan Selamat Natal 2025 dan Tahun Baru 2026: Penuh Makna & Estetik
Serba Serbi3 minggu yang laluWaspada Penipuan Hadiah Tahun Baru 2026 Atas Nama PLN: Cek Faktanya di Sini!































