Connect with us

Serba Serbi

Pelatihan Barista, Dinsos Kota Malang Kembangkan Keterampilan Usaha

Diterbitkan

,

IMG 20240531 110147
Dinsos-P3AP2KB Kota Malang membantu mengembangkan keterampilan dan usaha peserta pelatihan barista (foto istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Dinsos-P3AP2KB Kota Malang membantu mengembangkan keterampilan dan usaha peserta pelatihan barista.

Melalui sekretaris Dinsos-P3AP2KB Kota Malang Wahyu Setiawan bahwa pelatihan barista tersebut masuk ke dalam program.

Terkait hal ini Dinsos-P3AP2KB meminta kepada tim dari bidang pemberdayaan sosial untuk melakukan monitoring dan mengevaluasi pelatihan barista.

Sebanyak 30 anggota karang taruna Kota Malang yang mengikuti pelatihan barista sejak Senin (13/5/2024) hingga nantinya berakhir pada Jumat (17/5/2024).

“Setelah pelatihan, teman-teman bidang pemberdayaam sosial Dinsos-P3AP2KB Kota Malang bisa melakukan monitoring dan evaluasi,” kata Wahyu.

Dia juga menyebut para peserta pelatihan barista ini berasal dari 10 kelurahan di lima kecamatan di Kota Malang.

Satu tim kelurahan berisikan tiga orang peserta, selepas pelatihan akan mendapatkan alat pengolah kopi serta bahan baku membuat kopi secara gratis dari Dinsos-P3AP2KB Kota Malang.

Menurut Wahyu, hal itu merupakan komitmen dari Dinsos-P3AP2KB Kota Malang dalam memberdayakan masyarakat agar memiliki keterampilan yang dapat di jadikan modal menangkap peluang usaha.

“Nantinya jika ada kendala, teman-teman peserta bisa berkonsultasi dengan teman-teman di bidang pemberdayaan sosial,” lanjut Wahyu.

Selain mengasah keterampilan, Dinsos-P3AP2KB Kota Malang juga siap membantu memfasilitasi para anggota karang taruna di masing-masing kelurahan.

“Kita akan kolaborasi juga teman-teman di wilayah, baik lurah, camat. Gunanya, bilamana ada tanah kosong yang mungkin punyanya pemerintah daerah bisa di manfaatkan,” kata Wahyu.

Pihaknya juga menyampaikan bahwa para anggota Karang Taruna merupakan ujung tombak Dinsos-P3AP2KB Kota Malang di tengah-tengah masyarakat.

“Kita ingin Karang Taruna bisa menjadi ujung tombak biar bisa di lihat, bukan hanya di Kota Malang,” pungkas Wahyu. (*)

 

Advertisement

Terpopuler