Connect with us

Pemerintahan

Pemkot Batu Beri Pelatihan Anak-anak Autis

Diterbitkan

,

IMG 20240331 203912
Pemkot Batu memberikan pelatihan anak-anak autis

 

KABARMALANG.COM – Pemkot Batu memberikan pelatihan anak-anak autis.

Pelatihan tersebut Pemkot Batu menggandeng perusahaan cat bersama Malang Autism Center (MAC).

Kegiatan itu di laksanakan di Musala Al Ikhlas, Desa Tlekung, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, selama empat hari mulai Rabu hingga Sabtu (27-30/3/2024).

Kolaborasi ini bukan hanya sekadar pelatihan biasa, namun juga di harapkan dapat memberikan dampak yang positif bagi anak-anak tersebut.

Selama empat hari berturut-turut, anak-anak ini di ajak untuk melakukan pengecatan Musala Al Ikhlas.

Mereka di dampingi tenaga cat professional dan pengajar dari MAC, mereka di ajak belajar serta menerapkan teknik-teknik dasar pengecatan.

Praktek langsung ini untuk memberikan mereka pengalaman dan untuk meningkatkan kepercayaan diri mereka.

Menurut Ricky Soesanto, Chief Operations Officer sekaligus Founder perusahan cat kegiatan ini merupakan wujud nyata dukungan moral terhadap anak-anak autisme.

Di mana mereka tidak hanya di beri kesempatan untuk berkarya, tetapi juga berinteraksi langsung dengan masyarakat.

“Tujuannya jelas. Kami ingin memberikan platform kepada anak-anak berkebutuhan khusus untuk mengekspresikan diri melalui karya seni,” ujar Ricky.

Sementara Mohammad Cahyadi, Founder dan CEO Malang Autism Center (MAC), mengatakan, anak-anak autisme memiliki potensi yang besar jika di beri kesempatan dan dukungan.

“Mereka telah membuktikan bahwa dengan bimbingan yang tepat, mereka mampu menyelesaikan tugas dengan baik,” ujarnya.

Mohammad Cahyadi juga menekankan bahwa sangat penting memperlakukan anak-anak autisme dengan penuh pengertian dan kesabaran.

“Mereka adalah bagian berharga dari masyarakat kita dan memiliki potensi besar untuk berkembang jika di beri dukungan yang tepat,” imbuhnya.

Aditya Prasaja, Kepala DP3AP2KB Kota Batu, sangat menyambut baik kegiatan ini dan mengakui pentingnya inklusi anak-anak berkebutuhan khusus dalam masyarakat.

“Anak-anak autisme, jika di beri kesempatan yang sama, dapat berkontribusi secara signifikan dalam berbagai sektor kehidupan,” kata Aditya.

Secara umum, menurut Aditya, kegiatan yang berlangsung lancar dan menyenangkan. (tik/fir)

 

Advertisement

Terpopuler