Connect with us

Hukrim

Identitas Korban Telah Diketahui, Berikut Pernyataan Kapolres Batu

Diterbitkan

||

KABARMALANG.COM – Pihak Polres Batu yang berhasil mengungkap identitas mayat berjenis kelamin laki-laki tersebut, diketahui adalah salah satu pegawai UMC Suzuki di Kabupaten Malang.

Mayat tersebut ditemukan tengah mengapung di sungai Watu Ondo, tepatnya di bawah jembatan Cangar, jalan penghubung antara Kota Batu ke Mojokerto.

Penemuan mayat yang menggemparkan warga Dusun Cangar, Desa Sumber Brantas, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu pada Rabu (16/10/19) kemarin, sekitar pukul 10.30 WIB berhasil diungkap Polres Batu.

Kapolres Batu AKBP Harviadhi Agung Prathama kepada awak media mengatakan, bahwasanya korban adalah warga Kota Sumenep yang bekerja di UMC Suzuki.

“Alhamdulilah ya, Polres Batu berhasil mengungkap identitas korban. Korban diketahui bernama Bangkit Maknutu Dunirat, kelahiran 4 Agustus 1987, asal Dusun Benosan, Desa Karangbudi, Kecamatan Gapura, Kota Sumenep, Madura. Dan korban sendiri berdomisili di Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang,” kata Harvi sapaan akrabnya,

Menurut Kapolres Batu, identitas korban diketahui, lantaran adanya laporan kehilangan dari warga Surabaya ke Polrestabes Surabaya.

“Ya, jadi sehari sebelum adanya penemuan mayat itu, ada salah satu warga asal Surabaya yang melaporkan ke Polrestabes Surabaya, ada anngota keluarganya yang tidak pulang saat mengikuti gathering Suzuki di Surabaya pada 15 Oktober 2019,” terang Harvi.

Mantan Kasubdit Regident Dirlantas Polda Jatim ini menerangkan, pada saat korban ditemukan memang ada indikasi kekerasan, di bagian depan ada luka robek, di bagian dahi sebelah kiri dan kedua mata dalam kondisi lebam.

“Pada saat dievakuasi di Tempat Kejadian Perkara (TKP), tubuh korban dalam kondisi tertelungkup di sungai, ada luka robek di dahi kiri dan kedua mata lebam serta kedua tangannya dalam kondisi terikat,” jelasnya.

Orang nomor satu di jajaran Polres Batu ini memaparkan, terkait dengan temuan mayat tersebut, akhirnya Polres Batu berkoordinasi dengan Polrestabes Surabaya.

“Anggota kami dari Polres Batu bertemu dengan ibu dan istri korban pada malam harinya. Dan setelah kami croschek, ternyata memang benar. Hal itu diperkuat dengan adanya ciri-ciri fisik yang mengarah adanya kemiripan. Selanjutnya kami mengajak mereka (ibu dan istri korban) ke Rumah Sakit Bhayangkara, Hasta Brata Batu untuk kemudian melihat jenazahnya,” bebernya.

Harvi yang lahir di Jakarta dan besar di Semarang ini menguraikan, selanjutnya membuat bukti sidik jari dari istri korban. Dan keluarga membenarkan, bila itu memang jenazah suaminya.

“Autopsinya sekitar pukul 01.00 WIB sampai dengan pukul 02.00 WIB. Dan sekitar pukul 05.00 WIB pagi tadi, pihak keluarga korban mengambil jenazah untuk kemudian dibawa ke Sumenep dan dimakamkan,” ungkap Harvi.

Alumnus Akpol 2001 ini menuturkan, berdasarkan dari hasil autopsi pihak Rumah Sakit Bhayangkara, penyebab kematian korban itu karena adanya indikasi kekerasan.

“Dari hasil autopsi itu karena ada pendarahan di selaput otak korban. Kami saat ini masih memburu pelakunya, bekerjasama dengan Polrestabes Surabaya. Kepada rekan – rekan media harap bersabar ya, semoga pelakunya dapat segera tertangkap,” pungkasnya. (jho/fir)

Hukrim

Masa Pandemi dimanfaatkan oleh Bandar dan Pengedar Narkoba untuk Beraksi

Diterbitkan

||

Oleh

Kepala BNN Kota Malang, Agoes Irianto

 

KABARMALANG.COM – Saat ini, jumlah kasus narkoba yang ditangani oleh Polresta Kota Malang mengalami peningkatan. Hal ini menurut Kepala BNN Kota Malang, Agoes Irianto, karena pihak bandar dan pengedar memanfaatkan situasi pandemi Covid-19.

“Jadi sekarang situasi pandemi, dimanfaatkan masyarakat yakni bandar dan pengedar. Dia sudah tahu aparat penegak hukum sedang konsentrasi penegakan disiplin protokol covid, dia di belakang main itu,” ujar Agoes Irianto kepada Kabarmalang.com, Minggu (20/09/2020).

Terkait hal itu, Agoes mengatakan BNN terus mengantisipasinya, akan tetapi pihak pengedar dan kurir narkoba juga pandai untuk bersiasat menghindarinya. Agoes juga mengungkapkan bahwa saat ini di Kota Malang sedang tren pemakaian ganja, jika sebelumnya adalah sabu.

Untuk mengatasi hal tersebut dan terkait kerja-kerja BNN, ia sedikit membagi keresahannya, bahwa personil sumber daya manusia yang dimiliki BNN itu jumlahnya sedikit dan terbatas, tetapi jangkauannya banyak. Sehingga ia memanfaatkan agen pemulihan.

Menurut keterangan dari website resmi BNN, agen pemulihan adalah orang atau masyarakat yang tinggal di desa atau kelurahan, dan dipilih untuk diberikan pembekalan oleh BNN sebagai mitra dalam melakukan pemantauan dan pendampingan kepada masyarakat yang belum terkena penyalahgunaan narkotika ataupun yang telah melaksanakan rehabilitasi agar tidak terjerumus kembali. (haq/fir)

 

Lanjutkan Membaca

Hukrim

Asyik Nongkrong di Warkop, Kurir Ganja Ditangkap

Diterbitkan

||

Oleh

Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Leonardus Simarmata saat konferensi pers

 

KABARMALANG.COM – Satreskoba Polresta Malang Kota menangkap TC (32), kurir narkotika. Dari tangan tersangka disita 3,5 ons sabu-sabu dan 3,5 kilogram ganja kering.

Saat ditangkap, TC kedapatan membawa satu poket plastik berisi sabu-sabu. Kemudian dari hasil penyelidikan, polisi menemukan barang bukti lain dari tangan tersangka.

Yaitu sabu-sabu seberat 3,5 ons dan ganja kering seberat 3,5 kilogram. Kepada polisi, TC mengaku hanya sebagai kurir dengan imbalan antara Rp 300 ribu sampai Rp 500 ribu.

“Tersangka atas nama TC (inisial), kelahiran Kediri, dan kost di wilayah Krian, Mojosari, Mojokerto. Barang diakui berasal dari AS yang sekarang kita jadikan DPO. Tersangka ini memiliki peran sebagai kurir,” kata Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Leonardus Simarmata saat konferensi pers, Kamis (17/09/2020).

Tersangka mengaku, masih tiga bulan menjadi kurir narkotika. Ketika ditangkap, tersangka hendak mengantarkan barang sesuai pesanan dari AS.

“Barang bukti rencananya akan dikirimkan oleh tersangka, sesuai permintaan AS. Setiap pengiriman tersangka mendapatkan imbalan sebesar Rp 300 sampai Rp 500 ribu,” ujar Leonardus.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 112 ayat 2 dan Pasal 111 ayat 2 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika. “Ancaman hukuman paling ringan lima tahun penjara,” tandas Kapolresta. (rjs/fir)

Lanjutkan Membaca

Hukrim

Selain Anggota, Kapolresta Leo Berikan Penghargaan Satpam yang Gagalkan Perampokan ATM

Diterbitkan

||

Oleh

Kapolresta Malang Kota Kombes Pol. Leonardus Simarmata memberikan penghargaan kepada satpam yang menggagalkan perampokan ATM

 

KABARMALANG.COM – Upacara pemberian piagam penghargaan kepada anggota Polresta Malang Kota yang berprestasi dipimpin Kapolresta Malang Kota Kombes Pol. Leonardus Simarmata, Kamis (17/09/2020) di Halaman depan Polresta Malang Kota.

“Pemberian piagam penghargaan tersebut dalam rangka untuk meningkatkan prestasi personil Polresta Malang Kota,” kata Kapolresta Malang Kota.

Leo sapaan akrabnya dipanggil mengucapkan selamat kepada 9 anggota Polsek Sukun atas mengungkap Kasus penyalahgunaan ganja, serta 2 orang PT TAG telah berhasil menggagalkan pencurian dengan kekerasan di ATM mandiri Jl. Kawi atas Kec. Klojen Kota Malang

“Hal ini pencapaian prestasi luar biasa yang mana di pandemi Covid-19, anggota masih bisa mengungkap kasus dengan mengorbankan tenaga dan pikiran,” ujarnya.

Berikut nama – nama yang menerima piagam penghargaan adalah Anggota Polresta Malang Kota: Kompol Suyoto,SH.MH, Iptu Ma’ruf, S. Ap, Aiptu Eko Setyo Budi, Aiptu Lasmono, Aipda Musa Subana,

Kemudian Bripka Bagus Utoro, S. Psi, Bripka Randy Kusuma Afandi, Brigadir Sutanto dan Indra Kurnia Wardana Satpam PT. Tunas Artha Gardatama dan Riko Yurizal manitenant PT Aryha Gardatama.

Sebelum menutup sambutan Leo juga menyampaikan beberapa penekanan yaitu :

1. Tingkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa

2. Jangan sekali sekali mencoba, mendekati dan bermain dengan narkoba

3. Tingkatkan disiplin pribadi dan kesatuan

4. Pelihara Sikap dan tingkah laku dan Jalin hubungan baik dengan rekan dan Masyarakat

5. Bangun rasa sinergitas dengan TNI dan masyarakat

6. Anggota tetap melaksanakan protokol kesehatan dengan tetap memakai masker, cuci tangan, olahraga, dan menjaga jarak. (tik/fir)

 

 

 

Lanjutkan Membaca
Advertisement Iklan Sosialisasi Perwali Kota Batu
Advertisement Iklan cukai Pemkot Batu

Terpopuler

WeCreativez WhatsApp Support
Marketing Kabarmalang.Com