Pemerintahan
Infaq ke Masjid Jami Malang, Kini Bisa Pakai QRIS

KABARMALANG.COM- Pembayaran zakat infaq, sodaqoh (ZIS) ke masjid kini semakin mudah. Jamaah bisa menyalurkan donasinya melalui QRIS (Quick Response (QR) Code Indonesian Standard). Pembayaran ZIS akan langsung masuk ke rekening masjid atau yayasan selaku pengelola.
QR Code ini mulai dikenalkan kantor Bank Indonesia perwakilan Malang kepada 20 pengurus masjid di wilayah Kota Malang, termasuk di masjid jami’ yang berada di pusat Kota Malang itu.
Kepala kantor perwakilan Bank Indonesia Malang Azkha Subhan mengatakan, dengan QRIS penyaluran infaq, sodaqoh melalui masjid, akan lebih mudah. Jika dulu, jamaah membayar tunai yang kemudian dikumpulkan takmir atau pengurus masjid dan disetorkan ke bank.
“Dengan QRIS, tinggal barcode saja. Besaran dananya berapa melalui dompet non tunai yang dimiliki. Bisa Go Pay, OVO, Link Aja, atau yang lainnya. Infaq, sodaqoh yang dibayarkan langsung masuk ke rekening yang dimiliki masjid atau yayasan,” ujar Azka saat sosialisasi QRIS di masjid jami’ Kota Malang, Senin (7/10).
Azka menerangkan, masjid jami’ Kota Malang menjadi masjid yang pertama menggunakan QRIS. Diharapkan, sistem pembayaran non tunai ini bisa menular ke masjid-masjid lainnya.
Menurut Azka, penerapan QRIS di masjid, tentunya dapat mengurangi beban tanggung jawab marbot. Dimana selama ini, mereka banyak bersusah payah, mengumpulkan dan menghitung hasil infaq, sodaqoh jamaah yang kemudian disetorkan ke rekening bank yang dimiliki.
“Ini juga mengurangi beban kerja marbot. Selain itu transparan dari Infaq, sodaqoh maupun zakat yang disetorkan,” tegas Azka.
Dia menyebut, ada setidaknya 29 dompet non tunai yang kini bisa dipergunakan oleh masyarakat. Bank Indonesia sendiri sejak 1 Januari 2019 telah menetapkan penggunaan QRIS dalam setiap transaksi non tunai.
“Ini maksudnya melalui satu barcode yang telah ditentukan oleh BI. Dalam melakukan transaksi non tunai,” pungkasnya.
Dalam kesempatan itu, Bank Indonesia bersama CIMB Niaga Syariah mengenalkan cara penggunaan QRIS untuk pembayaran ZIS melalui masjid jami’ Kota Malang. Sejumlah kotak amal yang ada, juga sudah ditempel stiker QRIS untuk memudahkan jamaah melalukan barcode penyaluran infaq dan sodaqoh.
Ketua Takmir masjid jami Kota Malang KH Zainuddin A Muchit menyambut baik hadirnya QRIS atau sistem pembayaran non tunai yang digagas oleh Bank Indonesia itu.
Menurut dia, teknologi akan memberikan kemudahan bagi jamaah ketika ingin membayarkan infaq dan sodaqoh. “Jadi, jika tak mau bawa uang, masih bisa menyalurkan infaq ataupun sodaqohnya. Nanti kita sosialisasikan kepada seluruh jamaah,” terangnya terpisah.
Zainuddin mengaku, setiap bulan setidaknya dompet dhuafa yang mengalir ke masjid jami Kota Malang mencapai Rp 200 juta lebih. “Dengan penyaluran non tunai ini, semuanya bisa langsung masuk rekening. Tanpa kita susah payah setor ke bank dahulu,” tutupnya. (rjs/fir)
Serba Serbi4 minggu yang laluDaftar Tarif Listrik PLN Agustus 2026 Resmi Tidak Naik: Rincian Lengkap Rumah Tangga dan Bisnis
Peristiwa4 minggu yang laluKota Padang Dilanda Banjir Besar di 15 Titik Hari Ini 3 Agustus 2026: Fasilitas Kesehatan Terendam, BPBD Terjunkan Perahu Karet
Pemerintahan4 minggu yang laluPembukaan Pusdiklat Paskibraka Kota Malang 2026: Wali Kota Wahyu Hidayat Gembleng 78 Pelajar Terbaik
Hukrim3 minggu yang laluPelaku Penganiayaan di Gedangan Malang Berhasil Ditangkap Polres Malang Usai Sempat Buron
Serba Serbi4 minggu yang laluGerakan GAS UMKM KKN MAs Dorong Digitalisasi Pedagang Pasar Jumat Desa Tawangsari Lewat QRIS dan Google Maps
Serba Serbi3 minggu yang laluSosialisasi Olahan Daun Kelor KKN MAs Kelompok 109 Dorong Gizi dan Ekonomi di Desa Tumpang
Serba Serbi3 minggu yang laluGerakan SEHATI Kelompok 99 KKN MAs Dorong Kesehatan Lansia dan Balita di Desa Tawangsari
Serba Serbi3 minggu yang laluInformasi Cuaca Jawa Timur Hari Ini Rabu 12 Agustus 2026 Cerah Berawan Tanpa Potensi Hujan




































