Pemerintahan
Dengan Serasi Dan Selaras Pada Alam, Bencana Tidak Akan Terjadi

KABARMALANG.COM – Dengan mengusung tema ‘Handarbeni Sesarengan Ngrumat Lingkungan’, dalam rangka memperingati Hari Air Sedunia, Pemerintah Kota Batu dalam hal ini Kelurahan Temas, menggelar giat acara ‘Tirto Uriping Bawono’ Air Sumber Kehidupan berupa bersih-bersih di Sumber mata air Wunut.
Bertempat di Kali Wunut, Kali Tulus, Gang Pande, Kelurahan Temas, Kecamatan Batu, Kota Batu, Minggu (19/3/2023).
Adapun rangkaian kegiatan yang dilaksanakan antara lain bersih-bersih Sumber Wunut, bersih-bersih Kali Wunut-Kali Tulus, tanam pohon, tanam biopori, penebaran 2000 bibit ikan, pasang Trash barrier, bazar jadul, potong tumpeng dan pagelaran seni budaya.
Turut hadir Pj Wali Kota Batu, Kadis DLH Kota Batu, Lurah Temas, Dirut PDAM Among Tirto Kota Batu, Danpoltekad, Danramil Kota Batu, Ketua MPC PP Kota Batu, dan DPRD Kota Batu yang mewakili, serta Lurah Sisir Kota Batu.
Dalam kesempatannya, Pj Wali Kota Batu Aries Agung Paewai, S.STP., M.M., menyampaikan bahwa, Di Hari Air Sedunia yang ke-31 ini pihaknya ingin adanya semangat baru, dan niatan yang baik untuk bersama-sama peduli terhadap air. Air merupakan kebutuhan sehari-hari, yang sudah seharusnya wajib dijaga dan dilestarikan.
“Kalau kita tidak tindaklanjuti atau mata air kita tidak kita jaga, maka akan terdampak pada anak cucu kita. Komitmen kita pada hari air sedunia di hari ini sama-sama semua serempak, bahwa tidak hanya pada ceremonial pada kesempatan kali ini saja,” ujarnya.
“Kita akan berlanjut pada setiap bulannya setiap minggunya, untuk melakukan bersih-bersih sungai, peduli terhadap sampah dan lain sebagainya. Sehingga nanti air ini benar-benar bisa mengaliri kehidupan kita, utamanya saat ini dan nanti,” tutur Aries sapaan akrabnya.
Sementara itu, Lurah Temas Adi Santoso menjelaskan bahwa, adanya pasar jadul mendasar pada mempertahankan ekonomi kerakyatan. Khusus Bulan Ramadhan, pasar jadul yang terletak diatas sumber mata air wunut akan menjadi pasar ngabuburit.
“Sumber mata air ini harus kita rawat dengan bijak, seperti kita ketahui bersama disana-sini sudah sering terjadi bencana. Oleh karenanya kalau kita selaras, dan serasi dengan alam InsyaAllah tidak akan terjadi bencana. Di Sungai Tulus dekat mata air Wunut juga kita pasang jaring, agar sampah-sampah tidak ikut hanyut dialiran sungai,” katanya.
“Jaring tersebut sangat efisien atau dapat menyesuaikan volume air sungai, jika saat pasang jaring akan naik sebaliknya jika saat surut jaring akan ikut bergerak turun dengan sendirinya,” tutup Adi sapaan akrab Lurah Temas Kota Batu. (dod/fir)
Olahraga4 minggu yang laluJalan Sehat Desa Tirtomoyo Kabupaten Malang Berlangsung Meriah Dihadiri Ratusan Warga
Serba Serbi4 minggu yang laluBakti Sosial Peduli Veteran Malang Raya 2026 Sukses Dikelola Berkat Sinergi Donatur
Pemerintahan4 minggu yang laluDinsos P3AP2KB Kota Malang Catat Tren Kasus KDRT Tembus 121 Kasus Hingga Agustus 2026
Serba Serbi3 minggu yang laluSusu Formula AceKid Perluas Jangkauan Pasar Surabaya Lewat Ajang WILBEX 2026
Pemerintahan3 minggu yang laluGandeng Masyarakat Gencarkan Gempur Rokok Ilegal
Peristiwa3 minggu yang laluBapanas dan Satgas Pangan Polres Malang Pantau Stok Beras SPHP Pasar Kepanjen
Peristiwa3 minggu yang laluBeredar Isu Kota Malang Sepakat Hentikan MBG, Wakil Ketua DPRD Tegaskan Isu Tidak Benar
Peristiwa2 minggu yang laluSatreskrim Polres Malang Raih Dua Penghargaan Polda Jatim Berkat Ungkap 3C dan Selesaikan 957 Perkara






























