Connect with us

Peristiwa

Penemuan Mayat di Lawang Malang Gemparkan Warga

Published

on

IMG 20220927 130522
Penemuan mayat di Dusun Polaman, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang menggemparkan warga. (foto istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Penemuan mayat di Dusun Polaman, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang menggemparkan warga sekitar.

Informasi yang di dapat, mayat yang di temukan oleh warga di semak-semak bambu tersebut belum di evakuasi.

Warga, beserta para relawan Kecamatan Lawang kesulitan untuk melakukan evakuasi lantaran mayat itu sudah dalam kondisi membusuk.

Melalui, Kasi Humas Polres Malang Iptu Ahmad Taufik membenarkan adanya kejadian penemuan mayat di Kecamatan Lawang.

“Bhabinkamtibmas Polsek Lawang terpantau sudah di TKP (Tempat Kejadian Perkara),” ujarnya.

“Saat ini, saya masih berkoordinasi dengan Kapolsek Lawang untuk mencari tahu kronologi kejadian penemuan mayat tersebut,” sambung Taufik, Senin malam (26/9/2022).

Dari informasi, lanjut Taufik, yang di terima pada pukul 20.15 lalu, proses evakuasi masih belum di lakukan lantaran masih menunggu kehadiran Tim Inafis Polres Malang.

“Awal penemuan mayat tersebut, pertama kali di temukan oleh warga bernama Darwadi, yang sedang berada di ladang sekitar pukul 16.30 WIB, Senin (26/9) sore kemarin,” kata Kapolsek Lawang, Kompol Yatmo, Selasa (27/9/2022).

Selanjutnya, Darwadi turun dari ladang untuk memberitahu pada tetangganya kalau ada mayat pria tanpa identitas di area semak bambu.

“Kemudian, mereka bertiga bersama-sama menuju lokasi penemuan,” ungkapnya.

Sementara itu, petugas piket Polsek Lawang pada sekitar pukul 17.30 WIB mendapatkan laporan, bahwa ada penemuan mayat tanpa identitas.

Mendapat laporan tersebut, petugas bersama tim Inafis Polres Malang dibantu PMI Kabupaten Malang serta relawan langsung menuju lokasi untuk membantu proses evakuasi.

“Saat di lokasi, petugas tidak menemukan tanda-tanda kekerasan dan sementara ini kami pastikan bukan korban pembunuhan,” kata Yatmo.

Dan, lanjut Yatmo, untuk kondisi korban sudah membusuk di perkirakan meninggalnya sudah 4 hari yang lalu.

“Sementara identitas masih belum terungkap, selanjutnya mayat di bawa RSSA Kota Malang,” pungkas Yatmo. (cdm/fir)

Advertisement

Terpopuler