Connect with us

Pemerintahan

Dua Inovasi Unggulan Kota Batu, Wali Kota Memaparkan Kompetisi Pelayanan Publik 2022

Diterbitkan

,

Dua Inovasi Unggulan Kota Batu, Wali Kota Memaparkan Kompetisi Pelayanan Publik 2022
Wali Kota Batu, Hj. Dewanti Rumpoko memaparkan Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) 2022 secara virtual. (foto istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Wali Kota Batu, Hj. Dewanti Rumpoko memaparkan Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) 2022 secara virtual di Balaikota Among Tani Kota Batu.

Inovasi ini telah di luncurkan Pemkot Batu melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) yaitu layanan Puspaga Bhakti Pertiwi Kota Batu.

Layanan Puspaga Bhakti Pertiwi ini adalah pencegahan yang berfokus pada edukasi kesehatan psikologis, dan pengasuhan berbasis hak anak.

Serta penanganannya dapat di lakukan di kantor maupun penjangkauan, juga untuk mendapatkan layanan atau info terkait ketahanan keluarga, rumah tangga, pengasuhan, dan permasalahan lain.

“Penanganan kesehatan tidak hanya berfokus pada kesehatan fisik, tidak kalah penting adalah kesehatan mental atau psikologinya,” kata Dewanti.

“Puspaga Bhakti Pertiwi menawarkan pelayanan yang aman, dijamin kerahasiaannya, dapat dilakukan secara langsung maupun tatap muka. Layanan ini juga diberikan secara gratis,” ungkapnya.

Selain itu Dewanti juga memaparkan inovasi yang di luncurkan melalui Dinas Pariwisata, yaitu layanan Sistem Informasi Pariwisata pengembangan Ekonomi kreaTif (SIP BANGET).

“Melalui aplikasi SIP BANGET, Pemkot Batu bisa menjemput bola dan memberikan informasi produk terbaik,” tuturnya.

Khususnya dari Usaha Menengah Kecil Mikro (UMKM) dan pariwisata, sehingga dapat menarik wisatawan.

“Selain itu sebagai media untuk melakukan promosi dan penjualan melalui Marketplace,” lanjut Dewanti.

Dia mengharapkan, inovasi SIP BANGET dapat bersinergi dengan para stakeholder sehingga semakin mudah, serta meningkatkan kualitas birokrasi dan ekonomi kota.

“Saya berharap, dengan inovasi SIP BANGET ini bisa lebih memudahkan masyarakat untuk meningkatkan ekonomi kota dan kualitas birokrasi,” pungkas Dewanti. (tik/fir)

 

Advertisement

Terpopuler