Pemerintahan
Sutiaji : Cegah Memori Pahit Varian Delta Terulang Di Kota Malang

KABARMALANG.COM – Wali Kota Malang, Sutiaji enggan mengulang lagi memori pahit ketika Kota Malang terjangkit varian delta covid-19.
Saat itu, warga Kota Malang tersiksa melihat sanak saudara, tetangga dan temannya, kehilangan nyawa secara beruntun dan berturut-turut.
Sutiaji kembali mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada dan terus disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan.
“Ini mengulang memori kita di bulan Juni hingga di akhir Desember lalu. Saat gelombang varian delta yang luar biasa itu. Sehingga jangan sampai itu terjadi lagi. Kuatkan protokol kesehatan,” tegas Sutiaji, di Balaikota Malang, Senin (24/10>
Saat ini, mulai ada penambahan kasus varian omicron di Kota Malang.
Sutiaji meminta untuk memperkuat PPKM Mikro. Ini guna memantau mobilitas masyarakat.
Menurutnya, salah satu faktor penularan varian omicron di Kota Malang karena adanya peningkatan mobilitas masyarakat.
“Awalnya memang banyak mobilitas orang dari luar (daerah). Semuanya perjalanan dari ibu kota atau dari provinsi lain. Itu membawa penyebaran cukup signifikan,” paparnya.
Pemkot Malang telah melakukan tracing untuk memantau mobilitas masyarakat tersebut.
“Itu kami tracing. Alhamdulillah sudah mulai bisa kami kendalikan. Tinggal bagaimana nanti ke depannya kita benar-benar hati-hati. ” katanya.
Menurutnya, Pemkot Malang tidak membatasi mobilitas orang. Dia juga memastikan tidak ada penyekatan.
“Tetapi kita pantau degan baik,” ujar orang nomor satu di Kota Malang tersebut.
Sejalan dengan itu, Sutiaji akan melibatkan berbagai pihak guna melakukan pemantauan mobilitas masyarakat.
“Kita kuatkan protokol kesehatan. PPKM mikro kita mulai dengan Forkopimda. Kita melibatkan RT/RW,” terangnya.
“Juga data, kita minta memang harus real dan valid, sehingga apa yang dilakukan terpantau. Selain itu testing kita kuatkan,” pugkasnya.(carep-04/yds)
Peristiwa3 minggu agoFenomena Viral “Cacing” Persija Usai Kalah dari Persib: Sejarah Spanduk di Samarinda dan Dampak Klasemen
Olahraga3 minggu agoHasil Bali United vs Borneo FC 2-3: Pesut Etam Menang Dramatis, Persaingan Juara dengan Persib Kian Memanas!
Peristiwa3 minggu agoRupiah Melemah Tembus Rp17.516 per Dolar AS Hari Ini 12 Mei 2026, Rekor Tertinggi Akibat Inflasi Global
Peristiwa3 minggu agoIHSG Turun ke Level 6.905 pada 11 Mei 2026: Tertekan Sentimen MSCI dan Pelemahan Rupiah ke Rp17.500
Serba Serbi3 minggu agoHarga Perak Antam Hari Ini 11 Mei 2026 Turun Jadi Rp51.450 per Gram, Simak Rincian Harga Global dan Lokal
Serba Serbi3 minggu agoHarga Emas Antam Melonjak ke Rp2.859.000 per Gram Hari Ini 12 Mei 2026, Cek Rincian Buyback di Pegadaian
Serba Serbi3 minggu agoHarga Perak Antam Hari Ini 13 Mei 2026 Melonjak Lagi ke Rp56.200 per Gram, Tren Bullish Berlanjut
Peristiwa3 minggu agoPolemik LCC Empat Pilar MPR RI 2026: Insiden Penilaian Viral di Kalbar Berujung Permohonan Maaf dan Penonaktifan Juri





































