Connect with us

Olahraga

Bupati Malang Sanusi Pilih Beri Bonus Daripada Pembinaan Atlet

Published

on

Bupati Malang Sanusi Pilih Beri Bonus Daripada Pembinaan Atlet
Bupati Malang, Sanusi. (foto : ist)

 

KABARMALANG.COM – Bupati Malang, Sanusi enggan menambah anggaran pembinaan atlet secara berkala lewat KONI Kabupaten Malang.

Dia lebih suka langsung memberikan uang bonus kepada atlet yang terbukti meraih prestasi.

Dia menegaskan ini saat menerima pertanyaan wartawan di gedung DPRD Kabupaten Malang, Rabu (24/11).

“Saya lebih suka memberikan reward kepada yang atlet yang berprestasi, daripada melakukan penambahan anggaran itu,” ucap Sanusi.

Penegasan Sanusi ini tak lepas dari permintaan KONI Kabupaten Malang untuk penambahan dan perubahan anggaran.

Menurut Sanusi, pemberian reward kepada atlet-atlet Kabupaten Malang yang berprestasi tersebut, akan memacu semangat mereka.

Sehingga, mereka terus meraih prestasi dan termotivasi saat berlatih.

“Dulu di PON kita tidak pernah dapat medali emas. Nah sekarang kita dapat 17 medali emas, kita pertahankan itu. Kita motivasi atlet berprestasi,” jelasnya.

Terkait solusi keluh kesah KONI Kabupaten Malang tersebut, Sanusi menyerahkannya kepada Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Malang.

“Jadi atlet yang berprestasi itu yang dapat (uang),” pungkasnya.

KONI mengharap ada perubahan anggaran menjadi hibah dari Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) yang melekat di Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Malang.

Penambahan dan perubahan anggaran tersebut, selain untuk pembinaan atlet di Kabupaten Malang, juga untuk mengikuti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur (Jatim) VII tahun 2022.

Rencananya, Porprov akan bergulir di empat daerah, yakni Jember, Lumajang, Bondowoso, dan Situbondo.

Sedangkan, anggaran KONI Kabupaten Malang di tahun 2021 ini sebesar Rp 1,9 miliar.

Jumlah tersebut akhirnya mendapatkan tambahan dari Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) sebesar Rp 300 juta.(carep-04/yds)

Advertisement

Terpopuler