Pemerintahan
Puskesmas Janti Tracing Di RW 02 Kelurahan Tanjungrejo

KABARMALANG.COM – Tim gabungan masih menggalakkan testing dan tracing sebagai bentuk penanganan covid-19.
Contohnya, tim gabungan tingkat kelurahan bersama Puskesmas Janti, menghelat tracing di wilayah RW 02 Kelurahan Tanjungrejo.
Sabtu, 16 Oktober 2021, hari ini, tim gabungan mendatangi RT 02 RW 02 Tanjungrejo, Jalan Ir Rais.
Danramil Sukun, Kapten Kav Aan Jauhari mengabarkan, tim nakes juga menggelar tracing dan testing untuk sekitar 20 orang warga.
“Testing memakai swab antigen. Kemudian, kami tes 20 orang kontak erat dari seorang warga yang suspek,” kata Aan.
Hadir dalam testing dan tracing ini yaitu Kapuskesmas Janti dan nakes, Babinsa-Bhabinkamtibmas, Satgas PPKM Tanjungrejo, Ketua RW 02 dan RT 02 Tanjungrejo.
“Pukul 08.30 WIB, tim puskesmas Janti tiba di RW 02 Kel Tanjungrejo. Kami sudah mendata sejumlah kontak erat itu,” ujar Aan.
Setelah menerima notifikasi dari nakes, warga kontak erat, satu per satu menjalani swab antigen.
“Alhamdulilah, dari 20 orang yang menjalani tes, semuanya negatif,” tutupnya.(carep-04/yds)
Peristiwa3 minggu agoFenomena Viral “Cacing” Persija Usai Kalah dari Persib: Sejarah Spanduk di Samarinda dan Dampak Klasemen
Olahraga3 minggu agoHasil Bali United vs Borneo FC 2-3: Pesut Etam Menang Dramatis, Persaingan Juara dengan Persib Kian Memanas!
Peristiwa3 minggu agoRupiah Melemah Tembus Rp17.516 per Dolar AS Hari Ini 12 Mei 2026, Rekor Tertinggi Akibat Inflasi Global
Peristiwa3 minggu agoIHSG Turun ke Level 6.905 pada 11 Mei 2026: Tertekan Sentimen MSCI dan Pelemahan Rupiah ke Rp17.500
Serba Serbi3 minggu agoHarga Perak Antam Hari Ini 11 Mei 2026 Turun Jadi Rp51.450 per Gram, Simak Rincian Harga Global dan Lokal
Serba Serbi3 minggu agoHarga Emas Antam Melonjak ke Rp2.859.000 per Gram Hari Ini 12 Mei 2026, Cek Rincian Buyback di Pegadaian
Serba Serbi3 minggu agoHarga Perak Antam Hari Ini 13 Mei 2026 Melonjak Lagi ke Rp56.200 per Gram, Tren Bullish Berlanjut
Peristiwa3 minggu agoPolemik LCC Empat Pilar MPR RI 2026: Insiden Penilaian Viral di Kalbar Berujung Permohonan Maaf dan Penonaktifan Juri





































