Connect with us

Peristiwa

Lahan Heri Cahyono Malang Jejeg Di Kasembon Berisi Mortir Kuno

Published

on

Lahan Heri Cahyono Malang Jejeg Di Kasembon Berisi Mortir Kuno
Sam HC bersama petugas dari Polsek Kasembon saat mengamankan mortir di Kasembon. (foto : ist)

 

KABARMALANG.COM – Lahan pengusaha sekaligus politisi, Heri Cahyono dari Malang Jejeg, kedapatan berisi mortir kuno zaman perang.

Sam HC, sapaannya, mendapatkan laporan dari pekerja galian drainase di lahannya Dusun Bulung, Desa Banyeman Kecamatan Kasembon, pada Jumat sore kemarin (1/10).

Mortir tersebut berada di kedalaman 1,5 meter di lahan Heri Cahyono. Diameter mortir tersebut kurang lebih 15 sentimeter.

Mulanya, seorang pekerja galian drainase, sedang menggali untuk saluran air di lahan milik Sam HC.

Saat mencangkul, pekerja galian itu melihat ada benda berkarat. Setelah dibersihkan, benda itu menyerupai mortir.

Pekerja galian itu takut dan langsung melapor ke Sam HC. “Benar, pekerja saya baru melaporkan penemuan mortir ini pagi ini (2/10). Tetapi, sebenarnya sudah ketemu sejak kemarin sore,” ujar Sam HC.

Tetapi, Sam HC, ragu apakah itu mortir zaman peperangan kemerdekaan.

“Tampak kepala mortir, tapi entahlah, itu peninggalan zaman perang atau bukan,” katanya.

Karena menemukan senjata peledak, Sam HC langsung melapor ke sejumlah pihak. Yaitu, Koramil Kasembon, Polsek Kasembon jajaran Polres Malang dan Polda Jatim.

Sam HC sendiri adalah politisi independen yang sempat mencalonkan diri sebagai Bupati Malang dalam Pilbup 2020 lalu.

Sebagai calon dari non partai, Sam HC yang menggandeng Gunadi Handoko sebagai calon wakil bupati, kalah dari pasangan Sanusi-Didik Gatot Subroto dari Malang Makmur.(carep-04/yds)

Advertisement

Terpopuler