Connect with us

Pemerintahan

Tim Isoter Kota Malang Blusukan Ke Kampung, Jemput Pasien Isoman

Published

on

df185c2e a8e1 4554 897f e70b3a82d2c8
Tim gabungan TNI Polri dan nakes di Kota Malang menjemput pasien untuk diantar ke isoter. (foto : istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Tim pelayanan isolasi terpusat (isoter) Kota Malang blusukan ke kampung dan gang-gang kecil untuk menjemput pasien isoman.

Jumat (3/9) hari ini, tim pelayanan isoter masih menjemput para pasien yang mau menghuni fasilitas isolasi terpusat.

Dandim 0833 Kota Malang, Letkol Arm Ferdian Primadhona mengabarkan bahwa 3T dan laporan masih menjadi patokan untuk penjemputan pasien isoman.

“Hari ini, Jumat, kami menjemput 13 pasien isoman yang mau menghuni fasilitas isoter. Mereka berasal dari berbagai kecamatan di Kota Malang,” ujar Ferdian, Jumat sore.

Dandim mengatakan, tim pelayanan penjemputan isoter merupakan gabungan dari TNI, Polri dan nakes.

Sebelum menjemput pasien, tim gabungan ini melaksanakan 3T, yaitu tracing testing kemudian treatment.

Selain itu, nakes maupun Babinsa Bhabinkamtibmas juga menerima laporan dari masyarakat tentang adanya pasien covid-19.

Dari situ, tim akan mendatangi kediaman dari pasien, untuk memastikan derajat keparahan gejala.

“Jika kondisi pasien adalah OTG atau gejala ringan, maka isoter adalah solusinya. Sementara, gejala berat masuk ranah rumah sakit,” terang Ferdian.

Hari ini, 4 pasien baru yang menghuni fasilitas isoter RS Lapangan Jalan Simpang Idjen Kota Malang.

Tiga orang berasal dari Kecamatan Klojen, sementara satu orang dari Lowokwaru.

Kemudian, ada 9 pasien baru yang menghuni safe house isoter BPSDM Jalan Kawi Kota Malang.

Dua pasien, berasal dari Kecamatan Kedungkandang, 1 pasien dari Blimbing dan 6 pasien berasal dari Lowokwaru.(carep-04/yds)

Advertisement

Terpopuler