Pemerintahan
Tim PPKM Kota Malang Penyekatan Di Tapal Batas Selatan

KABARMALANG.COM – Sabtu (28/8) hari ini, tim PPKM Kota Malang menggelar operasi dan penyekatan di perempatan Gadang dalam rangka PPKM level IV.
Anggota Kodim 0833 Kota Malang, Sertu Fauzan Ali, membenarkan. “Penyekatan ini berlangsung mulai pukul 08.00 sampai 20.00 WIB,” ujarnya.
Gadang sendiri berada di wilayah Kecamatan Sukun. Gadang juga merupakan tapal batas selatan Kota Malang.
Sehingga, petugas gabungan PPKM menggelar penyekatan di sini untuk mengurangi frekuensi kendaraan luar daerah masuk Kota Malang.
“Penyekatan terlaksana kepada seluruh pengguna jalan yang masuk arah lota. Semua kendaraan kami arahkan ke timur lewat pasar Gadang agar putar balik,” tuturnya.
Dengan penyekatan ini, jalan menuju kota tutup total. Semua kendaraan masuk jalur pengalihan ke lintas timur lewat Pasar Gadang.
Hadir Dalam operasi tersebut antara lain Panit Lantas Polresta Malang Kota beserta 4 orang anggotanya.
Kemudian, anggota Kodim 0833/Kota Malang, anggota Brimob, serta anggota Dinas Perhubungan Kota Malang.(carep-04/yds)
Peristiwa3 minggu agoFenomena Viral “Cacing” Persija Usai Kalah dari Persib: Sejarah Spanduk di Samarinda dan Dampak Klasemen
Olahraga3 minggu agoHasil Bali United vs Borneo FC 2-3: Pesut Etam Menang Dramatis, Persaingan Juara dengan Persib Kian Memanas!
Peristiwa3 minggu agoRupiah Melemah Tembus Rp17.516 per Dolar AS Hari Ini 12 Mei 2026, Rekor Tertinggi Akibat Inflasi Global
Peristiwa3 minggu agoIHSG Turun ke Level 6.905 pada 11 Mei 2026: Tertekan Sentimen MSCI dan Pelemahan Rupiah ke Rp17.500
Serba Serbi3 minggu agoHarga Perak Antam Hari Ini 11 Mei 2026 Turun Jadi Rp51.450 per Gram, Simak Rincian Harga Global dan Lokal
Serba Serbi3 minggu agoHarga Emas Antam Melonjak ke Rp2.859.000 per Gram Hari Ini 12 Mei 2026, Cek Rincian Buyback di Pegadaian
Serba Serbi3 minggu agoHarga Perak Antam Hari Ini 13 Mei 2026 Melonjak Lagi ke Rp56.200 per Gram, Tren Bullish Berlanjut
Peristiwa3 minggu agoPolemik LCC Empat Pilar MPR RI 2026: Insiden Penilaian Viral di Kalbar Berujung Permohonan Maaf dan Penonaktifan Juri





































