Connect with us

Pemerintahan

Jelang HUT RI, Polresta Makota Beri Bendera Merah Putih Ke Warga

Diterbitkan

,

Jelang HUT RI, Polresta Makota Beri Bendera Merah Putih Ke Warga
Satlantas Polresta Malang Kota saat memasang bendera Indonesia di sepeda motor pengendara yang melintas di kawasan pertigaan Hotel Trio (Foto: Istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Dalam masa perpanjangan PPKM Level 4, Satlantas Polresta Malang Kota semangatkan gelora kebangsaan menyambut hari kemerdekaan RI ke 76.

Polisi menyambut HUT RI ke 76 dengan membagikan masker gratis dan bendera merah putih kepada warga, Rabu (4/8).

Agenda tersebut terhelat di dua tempat yaitu pertigaan Savana dan Pertigaan Hotel Trio Kota Malang.

Sasaran pembagian masker dan bendera merah putih adalah pengemudi motor dan mobil serta pedagang asongan. Kemudian, tukang becak, anak jalanan, serta pejalan kaki.

Wakasatlantas Polresta Malang Kota, AKP Suwarno membenarkan. Agenda itu untuk membangkitkan semangat kemerdekaan dan rasa nasionalisme warga Kota Malang.

“Persiapan merayakan HUT kemerdekaan RI ke-76, kita Satlantas Polresta Malang Kota memberikan dukungan moril kepada masyarakat termasuk kita (polisi) sendiri,” ujar Suwarno, Rabu (4/8).

“Supaya membangkitkan nasionalisme, perjuangan atau semangat dari pribadi per orangan untuk menunjang dan mendukung negara kita yang kita cinta ini, yakni Indonesia,” sambungnya.

Suwarno merinci pihaknya menempelkan stiker bendera merah putih sebanyak 200 lembar. Lalu memasang bendera kecil mobil sebanyak 150 lembar.

Kemudian pemasangan pita tangan sebanyak 75 lembar, selanjutnya pembagian masker sebanyak 75 lembar serta pembagian brosur PPKM level 4 sebanyak 200 lembar.

“Biar menumbuhkan rasa kecintaan pada NKRI, kita juga memberikan masker dan stiker ini adalah untuk menumbuhkan semangat kemerdekaan,” terangnya.

“Supaya rakyat Indonesia ini cinta negaranya dan cinta pada kesehatannya karena saat ini masih berada di situasi pandemi Covid-19,” tambahnya.

Dia berpesan agar masyarakat mengantisipasi penyebaran Covid-19 ini dengan cara berdiam diri di rumah, tetap menjaga protokol kesehatan, dan memakai masker.

“Kita boleh bangga dengan kemerdekaan kita namun tetap menjaga kesehatan dengan menerapkan protkol kesehatan,” tutupnya.(fat/yds)

Iklan

Terpopuler