Edukasi
Teknologi Penangkapan Ikan Berbasis Internet, Begini Cara Kerjanya

KABARMALANG.COM – Lima mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) ciptakan teknologi penangkapan ikan terintegrasi Internet of Things (IoT) bernama FIABLE atau Fish Attractor Portable.
Johannes Marulitua Nainggolan, mahasiswa FMIPA UB, ketua tim mahasiswa, membenarkan. Mereka membuat FIABLE karena kelemahan alat pemanggil ikan atau atraktan.
Teknologi penangkapan ikan milik nelayan biasanya berupa bambu. Tetapi, alat konvensional ini mudah hanyut dan berpindah posisi sehingga ikan sulit berkumpul.
“Hal ini menyebabkan hasil tangkapan ikan tuna mengalami fluktuasi. Ini sesuai dengan data BPS Kabupaten Jember pada lima tahun terakhir,” ujar Johanes, Selasa (3/8).
Produksi ikan tuna tertinggi pada tahun 2017 yakni dapat mencapai 485,17 ton. Tetapi, sekarang produksi tuna mengalami penurunan yang sangat signifikan di 2020 yakni hanya mencapai 2,15 ton.
FIABLE terdiri dari empat bagian utama. Yaitu atraktan portable, pembangkit listrik tenaga sistem bandul, sistem IoT dan kapal yang tahan ombak besar di laut Jember.
Untuk memanggil ikan, atraktan memanfaatkan suara dengan frekuensi 1000 Hz dan cahaya berwarna biru.
“Atraktan tersebut akan memberikan stimulan kepada ikan untuk datang mendekat. Pembangkit listrik FIABLE berasal dari gerakan osilasi bandul yang bergerak akibat adanya gelombang air laut,” kata Johanes.
Kabar Lainnya : Kota Malang Terima Penghargaan Indonesia Award 2020.
Kemudian untuk pengendalian dan pengontrolan melalui perangkat lunak yang terdapat pada handphone atau laptop pengguna.
Johannes selaku ketua berharap alat FIABLE dapat berkembang dan menjadi salah satu teknologi terapan yang bermanfaat bagi masyarakat
“Harapannya alat ini dapat membantu nelayan Jember dalam meningkatkan hasil tangkapan ikan tuna. Semoga juga bisa menjadi wujud nyata kontribusi mahasiswa terhadap masyarakat,” kata Aqshal, anggota tim pencipta FIABLE.
Mahasiswa UB yang ciptakan teknologi FIABLE ini antara lain Johannes Marulitua Nainggolan (FMIPA) selaku ketua.
Kemudian, Aqhsal Nur Ikhsan (FMIPA), Nikmatul Ula (FMIPA), Vety Bhakt Lestari (FMIPA) dan Yudika Putra Perdana Pangaribuan (FT).
Alat FIABLE (Fish Attractor Portable) berhasil mendapatkan pendanaan dari Kemendikbud dalam ajang Pekan Kreativitas Mahasiswa bidang Penerapan IPTEK.
Tim mahasiswa ini mendapat bimbingan dari Waru Djuritano, S.T, M.T yang merupakan salah satu Dosen Teknik Elektro UB.(carep-04/yds)
Peristiwa2 minggu agoGeger Penemuan Jasad Bayi Laki-laki di Saluran Irigasi Sawah Sukonolo Bululawang, Polres Malang Buru Pelaku
Serba Serbi2 minggu agoPromo JSM Superindo Malang Hari Ini 3–5 Juli 2026: Ayam Segar dan Minyak Goreng Diskon Besar!
Pemerintahan3 minggu agoTekan Fenomena Fatherless di Momentum Harganas 2026, Pemkot Malang Gencarkan Gerakan Ayah Mengantar Anak Sekolah
Serba Serbi2 minggu agoPrakiraan Cuaca Jawa Timur Hari Ini 5 Juli 2026: Dominasi Cerah Terik, Waspada Suhu Dingin Batu dan Kabut Malam Hari
Peristiwa2 minggu agoRampok Honda Jazz Putih di Sumberpucung, Pelaku Curas Viral Diringkus Polres Malang Saat Hendak Jual Mobil
Olahraga3 minggu agoHasil Piala Dunia 2026: Gol Telat Martinelli Bawa Brasil Menang Dramatis 2-1 dan Singkirkan Jepang di Babak 32 Besar
Serba Serbi2 minggu agoRamalan Zodiak Besok Jumat 3 Juli 2026: Cancer dan Capricorn Banjir Cuan, Sagitarius Wajib Waspada!
Serba Serbi1 minggu agoRupiah Hari Ini Ditutup Menguat ke Rp18.065 per Dolar AS, Intip Rincian Kurs BCA dan Mandiri































