Connect with us

Pemerintahan

Presisi Kapolri Terlaksana, Jatim Bisa Herd Immunity Akhir Agustus

Published

on

8f606f4d e87e 49bb 96e1 7a1226553653
Kapolri dan Panglima TNI saat sidak ke fasilitas isolasi mandiri di Sidoarjo. (Foto : Istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Langkah presisi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberi optimisme herd immunity Jatim pada akhir Agustus 2021 nanti.

Herd Immunity adalah kekebalan kelompok terhadap virus corona atau covid-19. Sigit menyampaikan ini saat melakukan tinjauan vaksinasi massal.

Dia datang bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto di Mall Grand City, Surabaya, Jawa Timur.

Vaksinasi sendiri terselenggara oleh WALUBI bekerjasama dengan Perwakilan Kodam V/ Brawijaya, Jumat (9/7).

Kabar Lainnya : Bantuan PPKM Di Kota Malang Cair, Rp 300 Ribu Untuk 2500 PKL.

Mantan Kapolda Banten ini mengungkapkan, kunci kesuksesan herd immunity adalah kekompakan Forkompinda Jawa Timur.

Dengan kekompakan yang presisi, Kapolri yakin target 300.000 vaksinasi dalam sehari akan terwujud.

Mengingat, saat ini di wilayah tersebut dalam seharinya rata-rata sudah melakukan vaksinasi sebanyak 165.000 per hari.

“Harapannya apabila bisa 300.000 sehari, maka di akhir Agustus akan menjadi hadiah bagi masyarakat Jawa Timur dalam mencapai Herd Immunity,” kata Sigit usai tinjauannya.

Sigit juga mengapresiasi soliditas dan kekompakan jajaran Forkompinda Jawa Timur. Pasalnya, pelaksanaan vaksinasi massal dapat melebihi target.

Dengan begitu, kata Sigit, target Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) terkait dengan Herd Immunity terhadap covid-19 bakal segera terwujud.

“Terus semangat, jaga jarak  dan pakai masker karena Covid-19 masih ada di sekitar kita. Sayangi keluarga sayangi saudara, sayangi teman-teman kita,” ujar Sigit.

Dalam kesempatan tersebut, Sigit kembali mensosialisasikan kepada masyarakat soal pentingnya kebijakan terbaru. Yaitu Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Pulau Jawa-Bali.

Kabar Lainnya : Gedung DPRD Kota Malang Jadi Safe House, Rimzah : Langkah Tepat.

Mantan Kabareskrim Polri itu menjelaskan bahwa, PPKM Darurat merupakan upaya untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona.

Sehingga, inti dan tujuan dari kebijakan tersebut adalah herd immunity dan keselamatan seluruh rakyat Indonesia.

“Sehingga perlu ada langkah besar. Salah satunya kami melaksanakan PPKM darurat,” terangnya.

Ada tiga hal penting dalam pelaksanaannya. Yaitu pengaturan dan pembatasan mobilitas masyarakat, perkuatan kegiatan PPKM Mikro dan vaksinasi.

Disisi lain, Sigit menyebut, bakal mendorong pemerintah dalam hal ini Kementerian Kesehatan untuk mendistribusi vaksin sebagai upaya mencapai herd immunity.

Ini sesuai kebutuhan yaitu kurang lebih 23 juta masyarakat yang perlu suntik vaksin. Sementara, saat ini 7,9 juta masyarakat telah di vaksin.

410fcccb f888 4d8f b5ea 30f44e2e3778

Panglima TNI dan Kapolri. (Foto : Istimewa)

Usai meninjau vaksinasi massal, rombongan Panglima TNI dan Kapolri bakal melakukan pemantauan langsung ke pos PPKM Mikro Desa Sawotratap, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Sidoarjo.

Desa Sawotratap terdiri dari 11 RW, dan 60 RT dengan jumlah penduduk sebanyak 11.500 jiwa. Kasus terkonformasi sebanyak 81, kesembuhan 23 kasus, kematian 3 kasus dan kasus Aktif 53.

Fasilitas tes RT-PCR yang tersedia di Puskesmas Gedangan dengan kapasitas pengetesan maksimal dalam satu hari sebanyak 15 sampai 20 sampel. Dengan kecepatan hasil pengetesan per sampel selama 1 hingga 2 hari.

Sampai tanggal 7 Juli 2021, warga Desa Sawotratap yang sudah mendapat vaksinasi sebanyak 2.308. Ini merupakan upaya mendorong herd immunity sampai ke desa-desa.

Pada kesempatan itu, Panglima dan Kapolri sempat berdialog dengan warga yang melakukan isolasi mandiri di rumah melalui virtual.

Warga tersebut mengaku sudah terlayani dengan baik oleh petugas terutama kebutuhan sehari-hari seperti sembako.

“Alhamdulillah saya terlayani dengan baik. Sembako juga sudah,” kata warga tersebut.

Sementara Kapolri memberi pesan presisi, agar tidak membuang limbah masker sembarangan.

“Untuk limbah maskernya tolong jangan buang sembarangan agar tidak menular,” akhirnya.(carep-04/yds)

Advertisement

Terpopuler