Connect with us

Edukasi

ITN Malang Buka Prodi Bisnis Digital, Ada Kurikulum Konten Kreator

Published

on

ITN Malang Buka Prodi Bisnis Digital, Ada Kurikulum Konten Kreator
Rektor ITN Malang, Prof Dr Eng Ir Abraham Lomi MSEE (tengah). (Foto : Istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang membuka Program Studi Bisnis Digital di Fakultas Teknologi Industri.

ITN Malang ingin turut mengambil peranan dalam mengantisipasi kebutuhan tenaga profesional dengan merancang program studi sesuai kebutuhan industri.

“Prodi ini siap menerima calon mahasiswa semester baru tahun ini. Nantinya mahasiswa bisa belajar bagaimana berbisnis di platform digital serta terbentuk jiwa-jiwa enterpreneur,” kata Rektor ITN Malang, Prof Dr Eng Ir Abraham Lomi MSEE, Kamis (17/6).

Abraham menegaskan ITN Malang sudah all out dalam perencanaan maupun realisasi pembukaan program studi ini.

Hal itu terlihat dari kesiapan tenaga pendidik yang mumpuni tak hanya berasal dari kalangan akademisi, tetapi juga praktisi.

Kemudian, ITN juga membangun kerjasama dengan instansi terkait seperti Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (APRINDO) dan sejumlah marketplace.

“Usulan kita mendapat lampu hijau Dikti karena kita memenuhi syarat dengan adanya tenaga pendidik, kurikulum dan silabus, sarana prasarana siap, dan laboratorium pendukung,” tuturnya.

Kabar Lainnya : Terima Dana Hibah, 9 Prodi ITN Malang Terapkan Kurikulum Kampus Merdeka.

Kepala Program Studi Bisnis Digital S-1, Dr lr Julianus Hutabarat, MSIE mengamini. Prodi ini memiliki 5 output pada mahasiswa.

Yaitu menjadi content creator, designer website, analis big data, marketing analyst, dan startup bisnis digital yang dikemas dalam 144 SKS.

“Sementara, metodologi pembelajarannya meliputi desain seni, informatika, basic science, telekomunikasi, manajemen dan bisnis,” terangnya.

“Kemudian, kaitannya dengan Merdeka Belajar, mahasiswa berkesempatan untuk mengikuti mata kuliah pilihan,” ungkap Julianus.

Dia juga menambahkan, prodi ini mengangkat jargon Digital Business Excellent and Start Up (D’BEST). Dengan begitu, lulusan prodi ini mampu menangkap peluang baru sekaligus mewujudkan usaha baru berbasis ide kreatif dan inovasi.

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerjasama, Ir Fourry handoko, ST SS MT PhD IPU pun senada.

Meski ITN Malang identik dengan pembelajaran teknik, prodi ini tak hanya milik siswa lulusan IPA, melainkan siswa lulusan IPS juga bisa bergabung.

“Kami optimis prodi ini menjadi suatu kekuatan baru di ITN Malang. Apalagi staf pengajar melibatkan praktisi yang ahli di bidangnya,” tuturnya.

Selain itu, Wakil Rektor I Bidang Akademik, Dr F Yudi Limpraptono ST MT menilai jika pembukaan prodi Digital Bisnis ini merupakan langkah yang benar di era kemajuan teknologi yang cepat.

“Kita ingin berkontribusi menyediakan tenaga kerja di bidang ini. Untuk bisa bergabung menjadi mahasiswa, sistem pendaftarannya kami sediakan melalui online di website ITN Malang,” tandasnya.(carep-04/yds)

Advertisement

Terpopuler