Connect with us

Pemerintahan

Dinsos-P3AP2KB Kota Malang Siapkan Instruktur Senam Bagi Lansia

Published

on

Dinsos-P3AP2KB Kota Malang Siapkan Instruktur Senam Bagi Lansia
Agenda pembukaan pelatihan instruktur senam lansia bagi karang werdha Kota Malang dari Dinsos-P3AP2KB Kota Malang, Selasa (15/6) kemarin (Foto: Fathi)

 

KABARMALANG.COM – Dinas Sosial P3AP2KB Kota Malang sedang menyiapkan para instruktur senam bagi warga lanjut usia (lansia).

Karena itu, Dinas Sosial P3AP2KB mengadakan pelatihan instruktur senam lansia bagi karang werdha Kota Malang.

Djoewita Wahanani, Kabid Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin Dinas Sosial P3AP2KB Kota Malang mengamini.

Ada 62 peserta peserta yang mengikuti pelatihan instruktur senam bagi lansia ini. Sementara, mereka terdiri dari perwakilan 57 kelurahan dan 5 perwakilan forum kecamatan di Kota Malang.

Pelatihan tersebut berlangsung selama empat hari, sejak 15 hingga 18 Juni 2021. Sedangkan, lokasi pelatihan bertempat di eks Kantor Dinas Sosial Kota Malang.

“Pelatihannya selama 4 hari, itu pesertanya harus hadir terus. Kalau tidak hadir akan terdiskualifikasi, nanti tidak ada kemajuan di kelurahannya (peserta),” ujar Djoewita kepada Kabarmalang.com, Rabu (16/6).

Djoewita Wahanani Kabid Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin Dinsos-P3AP2KB Kota Malang (Foto : Fathi)

Djoewita mengatakan materi pelatihan instruktur kali ini tentu menyesuasikan dengan gerakan dan kondisi lansia.

“Jadi senamnya itu tidak seperti aerobik. Tetapi menyesuaikan kondisi, jadi ada peregangan, gerakan mengangkat tangan dan kaki. Memang ada gerakan khusus, dan itu Pak Wali sudah menyetujui,” jelasnya.

Kepala Dinas Sosial P3AP2KB Kota Malang Peny Indriani menambahkan. Pelatihan ini juga bagian dari kelanjutan rangkaian Hari Lansia Nasional pada 29 Mei 2021 lalu.

Dalam proses pelatihan ini, Peny juga akan memilih 3 besar instruktur terbaik sebagai motivasi bagi para peserta pelatihan.

“Kita akan pilih 10 instruktur  terbaik, setelah itu kita akan memilih 3 orang yang terbaik lagi, memberi semangat kepada mereka,”

“Di samping itu juga, harapan kami nanti di setiap kelurahan ada instruktur yang bisa melatih di tingkat RW di Kota Malang,” akhirnya.(fat/yds)

Advertisement

Terpopuler