Pemerintahan
RPJMD 2021-2026 Kabupaten Malang Bidik Tiga Sasaran Kesejahteraan

KABARMALANG.COM – Pemerintah Kabupaten Malang membidik tiga sasaran kesejahteraan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2021-2026.
Bupati Malang, Sanusi membenarkan. Target RPJMD 2021-2026 Kabupaten Malang harus fokus pada kunci kesejahteraan masyarakat.
Yakni pendidikan yang baik, kesehatan yang terjaga serta ekonomi yang stabil.
“Mencapai Kabupaten Malang yang makmur bukanlah tugas yang gampang. Akan tetapi itu menjadi prioritas kami, dengan terus menggembleng 3 unsur kesejahteraan tersebut,” tandasnya di Ijen Suites Hotel, Kamis (3/6).
Sanusi pun merinci, pendidikan menjadi hal penting dalam kesejahteraan masyarakat. Karena, dari pendidikan, masa depan Kabupaten Malang bisa terjamin.
Pendidikan bukanlah untuk jangka pendek, tetapi untuk masa depan Kabupaten Malang 20-30 tahun lagi.
Kami akan berkoordinasi dengan beberapa universitas unggulan di Malang Raya agar memfasilitasi pendidikan bagi masyarakat,” kata Sanusi.
Sanusi pun berharap di tahun 2022 Kabupaten Malang dapat menempati rangking teratas sebagai kawasan yang terbaik pendidikan serta SDM unggulnya di Jawa Timur.
Selain hal tersebut, Sanusi juga menyinggung beberapa sektor yang saat ini dalam perkembangan yang cukup baik.
“Misalnya sektor pertanian dengan produk unggulannya berupa alpukat Pameling di Kecamatan Lawang. Beberapa saat lalu Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo sudah meninjau,” tuturnya.
Kabar Lainnya : Penjelasan Bank Mandiri Soal ATM Kawi Jadi Sasaran Perampok.
Kemudian, pisang Mulyo dari Kecamatan Dampit juga telah mendapat apresiasi Gubernur Jawa Timur Khofifah Inda Parawansa. Gubernur telah berkesempatan untuk mengunjungi daerah penghasilnya.
“Bu Gubernur yang memberi nama ‘Pisang Mulyo’. Karena buah tersebut berasal dari Desa Srimulyo Kecamatan Dampit. Kualitasnya tak sembarangan. Satu tandan menghasilkan beberapa sisir pisang dan beda dari lainnya,” tambah Sanusi.
Selain itu Kabupaten Malang juga bertumpu pada perikanan dan ekonomi kreatif.
“Sektor perikanan ini bisa berkembang melalui teknologi. Saya yakin akan mencapai kualitas ekspor,” ringkasnya.
Sanusi akan meminta camat di daerah untuk bekerjasama dengan pengusaha dan kaum millenial. Sehingga, dapat menemukan cara masa kini yang sekiranya mudah terlaksana oleh semua kalangan.
Terakhir, Sanusi menyebut sektor ekonomi Kreatif juga tak kalah penting di era masa kini. Karena, SDA Kabupaten Malang harus termanfaatkan.
Sanusi juga mencontohkan persawahan di Desa Pujonkidul Kecamatan Pujon yang telah berkembang menjadi kawasan wisata.
“Kawasan Pujonkidul telah berhasil melirik perhatian Mentri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahudin Uno. Beliau mengapresiasi hasil kerja keras kita semua dengan langsung mengunjungi kawasan wisata tersebut,” akhirnya.(carep-04/yds)
Serba Serbi4 minggu yang laluPrakiraan Cuaca Jawa Timur Hari Ini 16 Juli 2026: Puncak Kemarau Didominasi Cerah, Batu Tembus 10°C dan Berpotensi Hujan Ringan
Serba Serbi3 minggu yang laluPromo PLN “Semangat Baru Makin Berdaya” 2026: Diskon Tambah Daya Listrik 50% Lewat PLN Mobile, Cek Syarat dan Cara Klaimnya!
Serba Serbi2 minggu yang laluDaftar Lengkap Hari Libur Nasional 2026: Cek Sisa Tanggal Merah dan Kalender yang Sudah Lewat
Serba Serbi2 minggu yang laluPanduan Seleksi CPNS 2026: Definisi Alur, Persyaratan Umum, dan Pemetaan Formasi Resmi SSCASN BKN
Pemerintahan1 minggu yang laluPembukaan Pusdiklat Paskibraka Kota Malang 2026: Wali Kota Wahyu Hidayat Gembleng 78 Pelajar Terbaik
Olahraga2 minggu yang laluTundukkan Blueblood FC 2-0, SSB Porma FC U-15 Tembus Semifinal Piala Soeratin U-15 2026 Zona Malang
Olahraga3 minggu yang laluPembukaan Manis Piala Soeratin U-15 Zona Malang: SSB Porma FC Cukur Diklat Persema 4-0 di Lapangan ARG Lawang
Pemerintahan4 minggu yang laluTingkatkan Ekonomi Ring I, PT MIP dan PT PPA Boyong Penggerak Sosial Studi Banding UMKM ke Malang dan Blitar































