Connect with us

Pemerintahan

Pocong Berkeliaran Di Malang, Masuki Mal Sampai Berdiri Di Perempatan

Published

on

Pocong Berkeliaran Di Malang, Masuki Mal Sampai Berdiri Di Perempatan
Pocong di Karanglo, Singosari dalam sosialisasi protokol kesehatan. (Foto : Istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Pocong berkeliaran di sejumlah mal Malang dan jalan padat pengendara. Sejak Jumat malam sampai Sabtu siang (22/5), pocong tersebut berkeliaran.

Tetapi, pocong ini bukanlah hantu, melainkan manusia. Karena, ini adalah bagian dari bentuk sosialisasi bahaya covid-19 dan protokol kesehatan.

Baik Polresta Malang Kota maupun Polres Malang melakukan sosialisasi pocong yang mengenakan poster bertuliskan bahaya covid-19.

Jumat malam (21/5), Polresta Malang Kota mengerahkan tiga hantu pocong ke dalam pusat perbelanjaan (mal).

Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata bersama Kasatlantas AKP Yoppy Anggi Khrisna memimpin sosialisasi tersebut.

Dalam sosialisasi ini, tiga pocong tersebut berjalan dari lantai dasar menuju lantai satu mal. Para pocong itu juga memberikan sosialisasi prokes kepada pengunjung maupun pegawai tenant mal.

Selain itu, para pocong pun memberikan masker kepada pengunjung mal yang tak membawa masker.

Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata membenarkan. Menurutnya, sosialisasi pocong tersebut merupakan ide Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nico Afinta.

“Ini adalah salah satu terobosan ataupun ide kreatif gagasan Bapak Kapolda Jatim. Kami ingin mengingatkan saja, apa yang kita tampilkan ini bisa terjadi kalau kita lengah sedikit saja,” terang Leo.

Pocong Berkeliaran Di Malang, Masuki Mal Sampai Berdiri Di Perempatan

Pasukan pocong di MOG Malang saat sosialisasi covid-19. (Foto : Istimewa)

Dia menegaskan bahwa protokol kesehatan penting untuk mencegah tambahan kasus kematian. Karena, perlawanan terhadap covid-19 masih belum ada ujungnya.

“Kami perlu mengingatkan, supaya kita tidak lengah. Kita tidak boleh capek. Bila kita lalai prokes, maka nasib kita bisa sama dengan pocong,” jelasnya.

Hal senada juga terjadi di Kabupaten Malang. Sabtu siang (21/5) Polres Malang dan pasukan pocong berdiri di pinggir persimpangan Karanglo, Singosari.

Di sana, pocong-pocong itu berinteraksi dengan pengguna jalan. Serta, memberi sosialisasi tentang bahaya covid-19 yang bisa menyebabkan kematian.(carep-04/yds)

Advertisement

Terpopuler