Connect with us

Pemerintahan

Dampak Gempa Blitar Di Malang, BPBD Hitung Bangunan Rusak

Published

on

Dampak Gempa Blitar Di Malang, BPBD Hitung Bangunan Rusak
Catatan BPBD Kabupaten Malang per Sabtu (22/5) pukul 13.00 WIB. (Foto : Istimewa)

 

KABARMALANG.COM – BPBD Kabupaten Malang menginvetaris dampak gempa Blitar terhadap bangunan-bangunan.

Pukul 13.00 WIB, Sabtu (22/5), BPBD merilis data lewat media sosial resminya, Instagram @bpbdkabmalang.

Jumlah rumah rusak ringan akibat gempa adalah 64 unit. Kemudian, rusak menengah 17 unit. Serta, rusak parah 4 unit.

Sedangkan, bangunan vital yang rusak antara lain 13 unit fasilitas kesehatan, 3 rumah ibadah dan 1 fasilitas umum lainnya.

Kepala BPBD Kabupaten Malang, Bambang Istiawan tidak menampik adanya dampak gempa Blitar di Malang ini.

“Data masih kami terus update setiap saat,” tandasnya.

Sementara itu, dampak gempa tidak hanya terhadap bangunan. BPBD mencatat ada satu korban luka ringan.

Selain itu, Bambang menyebut dampak gempa Blitar tersebar di 14 kecamatan di Kabupaten Malang.

BPBD langsung melakukan berbagai upaya untuk menangani efek gempa. Para relawan dan personel tim reaksi cepat langsung meluncur ke lokasi yang terparah.

Kemudian, BPBD juga mengontak TNI Polri untuk ikut memantau semua lokasi yang terdampak gempa.

Terakhir, BPBD akan mendirikan lagi posko penanganan darurat bencana.

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati dalam siaran pers sebelum ini, menegaskan bahwa pemerintah daerah harus mewaspadai bangunan-bangunan vital.

“Harus penguatan bangunan vital. Harus pastikan lagi. Terutama bangunan vital seperti rumah sakit, rumah ibadah, sekolah, kantor polisi dan pemerintahan,” tandasnya.

Kabar Lainnya : Pesisir Selatan Malang Gempa Lagi, Ini Pesan BMKG

Dia juga meminta pemerintah daerah mewaspadai efek gempa di perumahan padat penduduk. Sosialisasi ekstensif tentang dampak gempa harus terjadi untuk menghindari korban jiwa.(carep-04/yds)

Advertisement

Terpopuler