Edukasi
Link And Match, ITN Malang Kolaborasi dengan KEK Singhasari

KABARMALANG.COM – Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang link and match dengan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singhasari, Kabupaten Malang.
Rektor ITN Malang Prof. Dr.Eng. Ir. Abraham Lomi, MSEE pun menegaskan link and match ini bersama David Santoso, Direktur Utama PT Intelegensia Grahatama (IG).
PT IG sendiri adalah pengelola area KEK Singhasari. Sementara, link and match itu terjadi di Ruang Sidang Rektorat Kampus 1 ITN Malang, Selasa (20/4).
Kerjasama ITN dengan KEK Singhasari mencakup kolaborasi dalam bidang pengembangan pelaksanaan hybrid university.
Termasuk technology readyness assestment dalam rangka link and match antara dunia pendidikan dengan kebutuhan dunia usaha dan industri.
Kemudian, ITN dan KEK Singhasari juga ingin mengembangkan capacity building untuk penyelenggaraan Hybrid University dalam rangka implementasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka.
Serta, kajian dan studi bersama dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi berbasis revolusi industri 4.0.
Abraham Lomi mengaku antusias menyambut program pemerintah dengan KEK Singhasari tersebut. Apalagi, sekarang ITN Malang mendapat kesempatan untuk berkolaborasi.
“Program pemerintah ini luar biasa. Saya antusias. Saya berharap nantinya ada implementasi nyata, tidak hanya sekedar MoU,” kata rektor.
Kabar Lainnya : Viral, Risa Santoso Rektor Termuda Institut Teknologi dan Bisnis ASIA.
David Santoso, Direktur Utama PT IG pun mengamini. Menurut David ada beberapa alumni ITN Malang yang bergabung dalam pengembangan KEK Singhasari.
Oleh karena itu David berharap ada keterlibatan ITN Malang dalam berkolaborasi mengembangkan kawasan KEK Singhasari.
“Orang teknik sangat mumpuni. ITN memiliki planologi, arsitektur serta teknik industri, nanti semua bisa kerja sama. Ada perkawinan teknologi tepat guna, teknologi pangan dan marketing jadi satu,” kata David.
Perencanaan sosio kultur yang menjadi embrio kampus ITN Malang sangat menarik dari sisi planologi. Sehingga ini bisa menjadi salah satu yang menjadi perhatian mahasiswa.
“Diskusi-diskusi itu sangat penting, tetapi kadang tidak ada ruangnya,” ringkasnya.
Menurutnya, ITN nanti bisa memetakan masterplan Arjuno dan Bromo. Banyak tempat-tempat menarik di Bromo selain Penanjakan.
David juga menyebut masih banyak kawasan yang bisa tereksplorasi di Arjuno maupun Bromo.
“Atau nanti bisa kita lihat peluang lain, barangkali bisa ditemukan suatu sistem yang secara swasta menguntungkan,” harap David.
Sementara itu General Manager PT Intelegensia Grahatama, Kriswidyat Praswanto, ST MM menambahkan.
KEK Singhasari salah satu kegiatan utamanya adalah teknologi. Kampus-kampus teknologi seperti ITN bisa berperan aktif mendukung pengembangan KEK Singhasari.
“Saya ingin di ITN menjalin suatu kolaborasi. Karena KEK Singhasari merupakan lembaga swasta, maka dengan membangun kerjasama dengan perguruan tinggi swasta akan lebih fleksibel,” akhirnya.(carep-04/yds)
Peristiwa3 minggu agoFenomena Viral “Cacing” Persija Usai Kalah dari Persib: Sejarah Spanduk di Samarinda dan Dampak Klasemen
Olahraga3 minggu agoHasil Bali United vs Borneo FC 2-3: Pesut Etam Menang Dramatis, Persaingan Juara dengan Persib Kian Memanas!
Peristiwa3 minggu agoRupiah Melemah Tembus Rp17.516 per Dolar AS Hari Ini 12 Mei 2026, Rekor Tertinggi Akibat Inflasi Global
Peristiwa3 minggu agoIHSG Turun ke Level 6.905 pada 11 Mei 2026: Tertekan Sentimen MSCI dan Pelemahan Rupiah ke Rp17.500
Serba Serbi3 minggu agoHarga Perak Antam Hari Ini 11 Mei 2026 Turun Jadi Rp51.450 per Gram, Simak Rincian Harga Global dan Lokal
Serba Serbi3 minggu agoHarga Emas Antam Melonjak ke Rp2.859.000 per Gram Hari Ini 12 Mei 2026, Cek Rincian Buyback di Pegadaian
Serba Serbi3 minggu agoHarga Perak Antam Hari Ini 13 Mei 2026 Melonjak Lagi ke Rp56.200 per Gram, Tren Bullish Berlanjut
Peristiwa3 minggu agoPolemik LCC Empat Pilar MPR RI 2026: Insiden Penilaian Viral di Kalbar Berujung Permohonan Maaf dan Penonaktifan Juri





































