Connect with us

Pemerintahan

Ketua DPRD Kota Malang Harap Raker PWI Malang Raya Sukses

Diterbitkan

,

Ketua DPRD Kota Malang Harap Raker PWI Malang Raya Sukses
Ketua DPRD I Made Riandiana Kartika saat membuka Raker PWI Malang Raya 2021-2024. (Foto :Carep-04)

 

KABARMALANG.COM – Ketua DPRD Kota Malang I Made Riandiana Kartika hadir dalam Raker PWI Malang Raya.

Dia berharap, Raker pengurus PWI Malang Raya Periode 2021-2024 produktif. Sekaligus, dapat menghasilkan program kerja yang berbobot.

Raker tergelar di Pendopo Aspirasi Ahmad Basarah, di Desa Donowarih, Karangploso, Sabtu (13/3).

Kabar Lainnya : Apel Perdana, Pemkot Malang Tandai Penerapan Tatanan Normal Baru Produktif dan Aman Covid-19.

“Di pendopo ini, sering berkumpul tokoh-tokoh Malang Raya. Sering juga menjadi tempat pengambilan keputusan penting,” ujar Made.

“Saya meyakini PWI akan mendapat aura positif pendopo ini. Sehingga, menghasilkan program kerja yang berbobot,” tambah Made.

Karena itu, lanjut Made, dia sangat mengapresiasi raker PWI. Apa lagi, ini sesuai dengan instruksi dari Wakil MPR RI Ahmad Basarah.

Sebab, pendopo aspirasi tersebut merupakan tempat untuk kegiatan kemasyarakatan. Sehingga, dia akan selalu mensupport program PWI Malang Raya. Terutama setelah tergelarnya raker tersebut.

“Ya jadi ini membuktikan bahwa pendopo ini memang terbuka. Silakan untuk kegiatan kemasyarakatan. Raker pengurus PWI bisa menghasilkan sesuatu yang positif. Kami selalu suport,” tegasnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua PWI Malang Raya, Cahyono mengapresiasi. Raker ini bertujuan untuk mematangkan program kerja pengurus. Sehingga, satu tahun mendatang, PWI bisa produktif.

“Dalam satu tahun mendatang, sudah banyak program yang mengantri. Saat ini sudah ada kerjasama dengan 30 lembaga. Baik pemerintah maupun swasta,” akhirnya.(fir/yds)

Advertisement
Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pemerintahan

Mensos Risma Blusukan Tinjau Lokasi Gempa Malang

Diterbitkan

,

Menteri Sosial Tri Rismaharini bersama Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy (Foto: Istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Menteri Sosial Tri Rismaharini blusukan untuk meninjau langsung lokasi terdampak gempa Kabupaten Malang, Minggu (11/4).

Ia datang bersama Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy meninjau bangunan sekolah yang rusak, yakni MAN 2 Turen Malang.

Sekolah tersebut terdampak gempa Malang berkekuatan 6,1 Magnitudo, pada  pukul 14.00 WIB, Sabtu (10/4) kemarin.

Risma, sapaannya membenarkan. Pihaknya pun sudah mendistribusikan bantuan logistik kepada masyarakat terdampak gempa Malang.

“Sudah kita drop terutama di Kabupaten Malang sebanyak 2 truk (bantuan logistik). Kalau yang kemarin satu truk di Kabupaten Lumajang,” ujar Risma kepada wartawan, Minggu (11/4).

Risma menuturkan saat ini pihaknya sedang menyiapkan lokasi pengungsian bagi korban gempa Malang.

“Karena kita tidak tahu ada gempa susulan atau tidak. Untuk itu, warga yang rumahnya menghawatirkan agar kami ungsikan dulu,” terangnya.

Ia mengatakan warga yang kondisi rumahnya rusak berat pun sudah berkeinginan untuk mengungsi. Rencananya lokasi pengungsian di lapangan sepakbola.

“Nanti kita akan mendirikan tenda dan dapur umum di tempat pengungsian itu.Tadinya ada 13 tempat pengungsian. Tapi akan kita bangun 2 saja,” bebernya.

Selanjutnya, Risma juga memberikan opsi perbaikan untuk rumah warga yang rusak. Misalnya rumah yang kondisinya tidak aman karena berlokasi di lereng.

“Itu sangat menghawatirkan, akan kami carikan lokasi yang aman untuk kemudian kami relokasi. Karena, saya khawatir ada sesuatu (bencana) lagi akan berbahaya,” jelasnya.

Nantinya PUPR yang melakukan perbaikan dan relokasi sesuai dengan bangunan standar gempa.

“Untuk di Lumajang ada 428 unit rumah masuk kategori bahaya. Di Malang masih kami hitung,” akhirnya. (fat/fir)

Lanjutkan Membaca

Pemerintahan

Vaksinasi Batalkan Puasa ? Ini Fatwa MUI

Diterbitkan

,

Ilustrasi vaksinasi lansia di Block Office Kota Malang beberapa waktu yang lalu (Fathi)

 

KABARMALANG.COM – MUI telah mengeluarkan fatwa Nomor 13 Tahun 2021 tentang Hukum Vaksinasi Covid-19 saat Berpuasa.

MUI memfatwakan bahwa melakukan suntik vaksin saat sedang berpuasa tidak membatalkan puasa.

Berkaitan vaksinasi, lima tahun yang lalu Komisi Fatwa MUI Pusat pun sudah pernah membuat Fatwa Nomor 4 Tahun 2016 tentang Imunisasi.

KH Chamzawi, Wakil Ketua Umum MUI Kota Malang mengamini. Sebab suntik vaksin Covid-19 untuk pengobatan .

“Ya, vaksinasi tidak membatalkan puasa. Jadi yang bisa membatalkan puasa itu kalau suntiknya itu semacam untuk memberi makan,” ujar Chamzawi kepada Kabarmalang.com, Minggu (11/4).

Vaksinasi terkadang memberikan efek samping yakni Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi. Misalnya rasa pusing, lapar, mual dan lainnya.

Sehingga, Chamzawi menyarankan agar agenda vaksinasi bisa terlaksana pada malam hari di bulan ramadhan.

“Jika dampak atau efek macam itu. Seyogyanya vaksinasi pelaksanaannya pada malam hari. Tapi yang jelas vaksin itu tidak membatalkan puasa.

Sebelumnya, Dinas Kesehatan Kota Malang mengabarkan bahwa agenda vaksinasi Covid-19 di Kota Malang tetap terhelat di bulan puasa.

Pelaksanaan vaksinasi di bulan ramadhan tersebut berdasarkan instruksi dari Kemenkes RI.

Vaksinasi Covid-19 di bulan ramadhan masih masuk dalam vaksinasi tahapan dua. Yakni menyasar petugas layanan publik dan lansia. (fat/fir)

Lanjutkan Membaca

Pemerintahan

Personel Gabungan Gelar Operasi Yustisi Di Kawasan Bandulan

Diterbitkan

,

Operasi yustisi dalam rangka penegakan PPKM Mikro di Bandulan Kota Malang (Foto: Istimewa)

 

KABARMALANG.COM – TNI, Polri bersama Pemkot Malang bersinergi menggelar operasi yustisi dalam rangka penegakan PPKM Mikro di Kota Malang. Minggu (11/4).

Sasaran kali ini ke jalan kampung RT.02 – RW.02 Kelurahan Bandulan Kecamatan Sukun. 15 personel di terjunkan diantaranya Polsek Sukun Panit lantas Ipda Saipul Husen beserta 2 anggota

Kemudian, anggota Koramil 0833/04 Sukun Peltu Nur Achwan dan Serda Rokhim, staf kecamatan 2 orang, staf kelurahan Bandulan 3 orang serta Bakesbangpol 3 orang.

Pukul 09.00 WIB semua personel gabungan sudah melakukan patroli dan melakukan penyisiran di wilayah RW.02 Bandulan.

Dalam operasi tersebut siapapun yang melakukan pelanggaran prokes tidak bermasker saat keluar rumah akan disanksi dan dicatat serta membuat pernyataan tidak akan mengulanginya lagi.

Sebelum pergi petugas gabungan membagikan masker gratis. lpda Saiful Husen pimpinan operasi membenarkan kalau sedang melakukan operasi Yustisi penegakan PPKM Mikro.

“Ya kita tak sagan segan terus melakukan operasi ini untuk mengingatkan warga masyarakat agar peduli kesehatan dengan harapan Pandemi ini segera berakhir,” tegas Saiful Husen, Minggu (11/4).

Sementara itu Peltu Nur Achwan didampingi Serda Rokhim anggota Babinsa Sukun 0833/04 selain dijalan raya mereka juga masuk ke dalam kampung memberi himbauan edukasi Prokes 3 M kepada masyarakat. (yds/fir)

Lanjutkan Membaca
Advertisement Iklan Ucapan HUT Kota Malang Ke 107
Advertisement Iklan Ucapan HUT Kota Malang Ke 107

Terpopuler

WeCreativez WhatsApp Support
Marketing Kabarmalang.Com